seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Karhutla di Pangkalan Banteng, PT GSPP Turun Bantu Warga Padamkan Api

by Redaksi - Tanggal 25-08-2026,   jam 07:20:50
Warga bersama TNI dan Tim PT GSPP melakukan pemadaman karhutla di Pangkalan Banteng, Kabupaten Kobar. (FOTO: ISTIMEWA) Warga bersama TNI dan Tim PT GSPP melakukan pemadaman karhutla di Pangkalan Banteng, Kabupaten Kobar. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PANGKALAN BUN – Kebakaran lahan yang mengancam perkebunan warga di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, mendapat penanganan cepat. Tim Tanggap Kebakaran dan Darurat (TKTD) PT Gunung Sejahtera Puti Pesona (GSPP) langsung diterjunke lokasi untuk membantu memadamkan api.

Anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk tersebut bergerak bersama BPBD, kepolisian, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga saat kebakaran terjadi di Desa Kebun Agung dan Desa Sungai Kuning pada 15 Agustus.

Armada pemadam dan kendaraan suplai air dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman. Tim gabungan berjibaku di lapangan hingga api berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke area lainnya.

Kepala Desa Kebun Agung, Rohiman, mengapresiasi respons cepat PT GSPP yang ikut membantu masyarakat menghadapi kebakaran.

“Dukungan PT GSPP sangat berarti bagi masyarakat, khususnya warga yang kebunnya terdampak. Respons yang cepat membantu proses pemadaman sehingga api tidak semakin meluas,” ujar Rohiman.

Menurutnya, keterlibatan perusahaan bersama masyarakat dan aparat menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kerugian akibat kebakaran lahan.

Hal senada disampaikan Perwakilan Manajemen PT GSPP, Azizul Husni Reza. Ia menegaskan penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri oleh satu pihak.

“Kolaborasi menjadi kunci agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat di lapangan,” kata Reza.

Ia menambahkan, PT GSPP akan terus menjaga kesiapan personel dan peralatan pemadam serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan masyarakat.

“PT GSPP akan terus memperkuat kesiapsiagaan personel, sarana pemadaman, serta koordinasi sebagai bagian dari upaya bersama mencegah api meluas,” tegasnya.

Selain memadamkan api, perusahaan juga mendorong penguatan komunikasi dengan masyarakat sebagai langkah pencegahan. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan risiko karhutla sekaligus melindungi lingkungan dan aktivitas warga di wilayah Pangkalan Banteng. (sb/*)