Tampak pasien rawat jalan menunggu giliran untuk mendapatkan perawatan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – Hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak ditangani di RSUD dr. Murjani Sampit. Hingga Juli 2026, tercatat 6.058 kasus.
Direktur RSUD dr. Murjani Sampit, dr. Yulia, mengatakan hipertensi menempati posisi pertama dalam daftar 10 penyakit terbanyak di rumah sakit tersebut.
“Berdasarkan data Top 10 Penyakit YTD Juli 2026, hipertensi menjadi penyakit dengan jumlah tertinggi, yakni mencapai 6.058 kasus,” kata Yulia, Kamis (27/8/2026).
Di bawah hipertensi, dyspepsia atau gangguan pencernaan tercatat 2.396 kasus, disusul gangguan saraf gigi 2.098 kasus. Sementara kasus yang berkaitan dengan diabetes juga masih tinggi, mencapai lebih dari 3.600 kasus pada dua kategori komplikasi.
Tingginya kasus penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, jantung dan ginjal menjadi tantangan tersendiri bagi rumah sakit.
RSUD dr. Murjani pun terus memperkuat pelayanan, salah satunya melalui usulan pengadaan sejumlah alat kesehatan dalam APBD Perubahan 2026.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis dan komplikasi. (f1/sb)