Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Dewan Dorong OPD Maksimalkan Pendapatan Daerah untuk Pembangunan

Redaksi 08-03-2023, 09:58 WIB 2 menit baca
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery (batik merah) saat menghadiri Musrenbang di Kecamatan Jekan Raya, Selasa (07/03/2023). (FOTO:YAYA)
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery (batik merah) saat menghadiri Musrenbang di Kecamatan Jekan Raya, Selasa (07/03/2023). (FOTO:YAYA)

SB, PALANGKA RAYA - Dalam pembangunan tidak akan berarti apa-apa jika tidak ada dana yang cukup untuk mendukungnya. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Palangka Raya Khemal Nasery saat mengikuti Musrenbang di Aula Kecamatan Jekan Raya Selasa, (07/03/2023). Untuk itu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kota Palangka Raya tersebut dapat lebih maksimal dalam menghasilkan pendapatan.

Khemal Nasery menyoroti bahwa uang yang digunakan untuk pembangunan di Kota Palangkaraya sebagian besar bersumber dari transfer. Oleh karena itu, kota ini sangat bergantung pada dana dari pemerintah pusat. Nasery menyatakan bahwa hal ini membuat Kota Palangkaraya sangat kecil jika tidak memiliki inovasi dan kreativitas dalam menciptakan pendapatan daerah.

"Kota Palangkaraya bukanlah kota yang memiliki sektor industri atau kebun yang luas. Oleh karena itu, OPD harus dapat berinovasi dan menciptakan cara untuk meningkatkan pendapatan dari sektor jasa. Salah satu contohnya adalah dengan meningkatkan pajak dari sektor hotel. Namun, dia menekankan kenaikan tarif pajak tidak boleh memberatkan masyarakat," ucap Khemal Nasery.

Nesary menambahkan, yang perlu dihindari adalah kebocoran pendapatan daerah. Oleh karena itu, sektor pendapatan harus benar-benar masuk ke dalam daerah dan dikontrol dengan baik. Potensi sumber pendapatan harus dicatat dengan baik dan dimaksimalkan. Nesary menegaskan bahwa opd harus kreatif dalam menciptakan cara untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Meskipun memiliki luas wilayah yang besar, Kota Palangkaraya harus mencari cara untuk meningkatkan pendapatan daerah. Hal ini menjadi lebih penting lagi mengingat kota ini tidak memiliki sektor industri atau kebun yang luas. Oleh karena itu, OPD harus menciptakan inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan pendapatan daerah,” katanya kepada awak media, kemarin.

OPD lanjutnya, harus menciptakan cara untuk meningkatkan pendapatan tanpa harus mengorbankan masyarakat. Potensi sumber pendapatan harus dicatat dengan baik dan dikontrol dengan baik untuk menghindari kebocoran pendapatan daerah. OPD juga dituntut harus lebih kreatif dan memiliki inovasi yang tepat untuk memaksimalkan pendapatan daerah Kota Palangkaraya. (aya/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard