Empat Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Pundu, Satu Tewas dan dan Korban Lain Kritis
SB, SAMPIT – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Tjilik Riwut Km 41, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Kecelakaan itu melibatkan dua unit truk, satu minibus, dan satu sepeda motor. Benturan keras antarkendaraan menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah. Peristiwa tersebut juga membuat arus lalu lintas di jalur utama itu terganggu karena kendaraan yang terlibat masih melintang di badan jalan.
Warga setempat, Ahmad Jumadi, mengungkapkan, kondisi di lokasi kejadian sempat menjadi perhatian warga. Saat dirinya memberikan informasi, korban masih berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan menunggu proses evakuasi oleh petugas.
"Korban masih di TKP, kendaraan masih berada di badan jalan. Untuk sementara jalan tidak bisa dilalui oleh pengguna jalan lain," ungkap Ahmad Jumadi, Jumat (6/11/2026).
Menurutnya, kemacetan tidak terhindarkan karena posisi kendaraan yang terlibat kecelakaan menghalangi badan jalan. Sejumlah pengendara terpaksa menghentikan perjalanan sambil menunggu proses penanganan dan evakuasi selesai dilakukan.
"Sudah ada petugas kepolisian untuk mengatur lalu lintas yang macet akibat kecelakaan," jelasnya.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan dan pengaturan arus kendaraan. Selain memastikan situasi di sekitar TKP terkendali, polisi juga melakukan langkah-langkah penanganan terhadap korban serta kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kecelakaan maupun bagaimana rangkaian tabrakan yang melibatkan empat kendaraan itu terjadi belum diketahui secara pasti. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Kronologi lengkap, termasuk identitas para korban dan faktor yang menyebabkan kecelakaan, masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian. (f1/sb)