Lewati ke konten utama
Pemkab Pulang Pisau

Panen Padi Nusantara Kalteng Dipusatkan di Desa Tahai Jaya

Redaksi 11-03-2023, 07:55 WIB 2 menit baca
Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo bersama Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, dan Forkopimda dilingkungan Pemkab Pulang Pisau melakukan panen Padi Nusantara di Desa Tahai Jaya, Kamis (9/3/2023) lalu. FOTO : KOMINFOSTANDI PULANG PISAU
Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo bersama Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, dan Forkopimda dilingkungan Pemkab Pulang Pisau melakukan panen Padi Nusantara di Desa Tahai Jaya, Kamis (9/3/2023) lalu. FOTO : KOMINFOSTANDI PULANG PISAU

SB, PULANG PISAU - Panen Padi Nusantara dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional Provinsi Kalimantan Tengah di pusatkan di kawasan Food Estate di Desa Tahai Jaya dengan luasan lahan 50 hektar milik Kelompok Tani Maju Bersama, Kamis (9/3/2023)

Panen Padi Nusantara dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Edy Pratowo didampingi Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang dan Jajaran Forkopimda dan Kepala OPD dilingkungan Pemkab Pulang Pisau.

Turut mendampingi Wagub Kalteng, Kepala Dinas Pertanian Kalteng, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura Kalteng, Kepada Disperindag Kalteng, Kepala Bappedalitbang Kalteng.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo pihaknya bersyukur bahwa hari ini bisa bersama-sama melaksanakan panen padi Nusantara di Desa Tahai Jaya Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau seluas 50 hektar Kelompok Tani Maju Bersama. 

Dimana kata Edy, padi yang dipanen ini merupakan jenis hibrida dan merupakan bagian dari program Food Estate yang sudah direncanakan dan digagas dan di programkan di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.

Panen Padi Nusantara ini kata Edy Pratowo, dilakukan bersama seluruh provinsi di Indonesia, dan untuk Provinsi Kalimantan Tengah ada beberapa kabupaten. yakni Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, Barito Selatan, Katingan dan Kotawaringin Timur yang memang merupakan sentra untuk tanaman padi.

"Kita berharap nantinya dengan hasil panen ini bisa memberikan kontribusi yang baik dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan nasional," kata Mantan Bupati Pulang Pisau dua periode ini menyampaikan 

Edy Pratowo mengatakan bahwa persoalan pangan merupakan persoalan yang mendasar dan menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi masyarakat di Indonesia apalagi ditengah-tengah negara secara global yang tidak menentu dengan krisis multidimensional itu yang mengakibatkan salah satunya kita bagaimana dapat mempertahankan kebutuhan pangan di negera kita. 

"Ini merupakan keinginan luhur dari Bapak Presiden untuk menjadikan pangan ini sebagai sumber utama kekuatan didalam perekonomian kita," ucap Edy Pratowo 

Wagub menyampaikan bahwa pada saat menghadiri rapat koordinasi nasional di IKN Kalimantan Timur dirinya berpapasan dengan Pak Presiden dan beliau menyampaikan. " Pak Wagub, Pak Edy bagaimana Pulang Pisau? Saya sampaikan baik pak Presiden. Beliau juga menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Pulang Pisau. 

"Saya mau ke sana, mau panen," kata Wagub menyampaikan ucapan presiden 

Pada saat itu, kata Edy Pratowo, saya sampaikan saran ke Bapak Presiden supaya pada bulan Maret. Kemudian pada saat menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana di Jakarta, Pak Presiden menyampaikan lagi. Pak Wagub sudah ketemu pak Pramono? saya sampaikan sudah pak. Ya sudah jadwalkan saja. 

Jadi, kata Edy Pratowo, keinginan Bapak Presiden untuk mengecek secara langsung food estate itu sangat besar sekali. Bahkan kata Edy, Presiden juga menanyakan di Pulang Pisau berapa produksi padinya. Saya sampaikan kalau 4 ton insyaallah dapat. Kemudian untuk di Dadahup bagaimana? Yang di Dadahup kemarin kami meninjau dengan Pak Mentan lagi tanam. Tetapi terakhir dari kunjungan bersama Mentan, dari buliran-buliran (malai) padi bisa mencapai 4 ton.

"Kita berharap padi yang ditanam di lokasi food estate ini betul-betul bisa memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan nasional," tandasnya. (dm)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard