Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Pokjanal Posyandu Berperan Penting Dalam Penurunan Angka Stunting

Redaksi 14-03-2023, 03:29 WIB 1 menit baca
Ketua TP PKK Ivo Sugianto Sabran saat mengikuti kegiatan Rapat Tim Pokjanal Posyandu Kalteng 2023. (FOTO:ISTIMEWA)
Ketua TP PKK Ivo Sugianto Sabran saat mengikuti kegiatan Rapat Tim Pokjanal Posyandu Kalteng 2023. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalteng, Aryawan membuka secara resmi Rapat Tim Pokjanal Posyandu Kalteng 2023 di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Selasa (14/03/2023).

Saat membacakan sambutan tertulis Sekda Kalteng, Aryawan menyampaikan, Keberadaan Pokjanal Posyandu sangat berperan penting dalam penurunan angka stunting yang belakangan ini gencar dibicarakan di dunia Kesehatan.

“Dari Studi Kasus Gizi Balita Indonesia (SSGBI) prevalensi di tahun 2019 mencapai 32,3% dan berdasarkan hasil studi tahun 2022 angka prevalensi turun menjadi 26,9% dan dengan target di tahun 2024 adalah 15,38%. Sedangkan dari hasil Riskades yang dilakukan setiap lima tahun sekali, angka prevalansi stunting di Prov. Kalteng trennya terus mengalami penurunan yaitu 41,3% pada tahun 2013 dan 34% pada tahun 2018,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ivo Sugianto Sabran mengatakan, terdapat beberapa kabupaten yang kurang keaktifannya dalam menjalankan Posyandu. “Kabupaten tersebut diantaranya Kapuas, Seruyan dan Katingan,” tutur Ketua TP-PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran.

Ivo Sugianto Sabran dalam pertemuan ini menekankan kembali bagaimana agar Posyandu bisa berjalan lebih aktif lagi, sehingga apa yang diharapkan oleh pemerintah terkait pembinaan kesehatan di masyarakat baik itu penurunan angka kematian dan stunting dapat terwujud.

“Karena Stunting merupakan masalah gizi kronis yang akan menghambat pertumbuhan bayi dan bisa terus berlanjut setelah kelahiran, maka kontribusi aktif dari masyarakat serta kader Posyandu setiap OPD sangat diperlukan,” ungkapnya.

Ivo berharap target penurunan stunting di tahun 2024 bisa mencapai 16 persen. Selaras dengan dilangsungkannya Rapat Tim Pokjanal Posyandu dapat menguatkan komitmen para pemangku kepentingan di Pemprov Kalteng dalam mendukung pelaksanaan program kerja Pokjanal Posyandu untuk menjaga keberlangsungan Posyandu di Kalteng. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard