Lewati ke konten utama
Pemkab Pulang Pisau

Usulan Kegiatan Infrastruktur di Perkimtan Masih Minim

Redaksi 20-03-2023, 03:59 WIB 2 menit baca
Kepala Dinas Perkimtan Pulang Pisau, Hargatin ST.MT
Kepala Dinas Perkimtan Pulang Pisau, Hargatin ST.MT

SB, PULANG PISAU - Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertahanan (Disperkimtan) Kabupaten Pulang Pisau Hargatin ST. MT mengaku usulan pembangunan infrastruktur yang disampaikan masyarakat ke Disperkimtan masih sangat minim. Padahal kata Hargatin, kewenangan Disperkimtan untuk menangani pembangunan infrastruktur desa sangat luas.

"Dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan sudah saya sampaikan, bahwa usulan dalam bentuk proposal itu menjadi dasar kami untuk melaksanakan program-program pembangunan," kata Hargatin, Senin (20/3/2023).

Contohnya, kata Hargatin, usulan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Kahayan Tengah dan Banama Tingang pada tahun 2020 dan 2021 tidak ada usulan disampaikan dalam Musrenbang ke Disperkimtan. Padahal, kata Hargatin, pada saat melakukan monitoring dilapangkan sangat banyak sekali infrastruktur jalan, bok culvet desa yang memerlukan penanganan, khususnya dari kewenangan Disperkimtan.

"Jadi dalam pelaksanaan Musrenbang tersebut saya menyampaikan agar dibuat proposal dan diusulkan ke Disperkimtan," ucapnya.

Hargatin menambahkan dalam setiap kegiatan pelaksanaan pembangunan, pihaknya selalu berpegang dari proposal yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang tingkat desa, dan tingkat Kecamatan.

Usulan-usulan tersebut kata Hargatin, dibagi dalam skala prioritas. Baik, prioritas satu, prioritas dua dan prioritas tiga. 

"Nantinya akan kita lihat, mana yang menjadi prioritas utama dan itu yang akan dimasukkan dalam program kegiatan," ucapnya.

Karena, lanjutnya, dalam pelaksanaan pembangunan tersebut, selain dilihat dari kebutuhan juga hasilnya bermanfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

"Setiap usulan yang masuk juga ada prioritas satu dan prioritas dua. Yang mana dibutuhkan untuk prioritas satu dan prioritas dua. Nah, untuk jangka menengah dan jangka panjang itu masuk prioritas ke dua. Sementara untuk jangka pendek masuk dalam prioritas satu. 

"Kami selalu memprioritaskan pembangunan itu dari sisi manfaatnya bagi masyarakat secara luas," jelasnya.

Hargatin juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjadi memelihara hasil pembangunan dengan baik.

"Hasil pembangunan harus di rawat, dijaga dan dipelihara dengan baik. Karena aset ini milik bersama dan dinikmati bersama-sama," tandasnya. (dm)

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard