Disdik Kalteng Harus Lebih Aktif Isi Kelengkapan PDSS
SB, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng, supaya dapat mendukung SMA/SMK sederajat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, agar lebih aktif lagi untuk mengisi kelengkapan data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng membidangi Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata, dr Niksen S Bahat kepada awak media Rabu, (22/03/2023) malam.
“PDSS itu sendiri sangat erat kaitannya dengan proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023, khususnya melalui Jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Mengingat, dalam proses penerimaaan mahasiswa baru melalui Jalur SNBP mengacu atau sangat dipengaruhi oleh data dasar yang ada pada PDSS,” katanya.
Diketahui, dalam proses SNPMB 2023 ada tiga jalur yang digunakan yakni Jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Jalur Mandiri. Hal ini mengacu pada Permendikbudristek RI Nomor 48 Tahun 2022 Tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri.
Niksen berharap agar Disdik Kalteng dapat memberikan dukungan dan dorongan kepada setiap sekolah di seluruh wilayah Kalimantan Tengah ini agar dapat lebih aktif, berhati-hati, cermat, teliti jangan sampai ada kekeliruan saat pengisian hingga finalisasi datanya di PDSS.
“Karena, akan sangat disayangkan yang semestinya siswa (lulusan, red) dari SMA/SMK sederajat di Kalimantan Tengah berkesempatan bisa masuk di sejumlah Perguruan Tinggi Negeri ternama di Indonesia melalui Jalur SNBP, akhirnya menjadi terlewatkan, lantaran ketidakcermatan dan kekurangaktifan sekolah dalam pengisian dan penguploadan data di PDSS,” ujar dr Niksen.
Wakil Rakyat asal Dapil Kalteng V meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau ini juga menyadari bahwasanya kekurangaktifan bukan satu-satunya alasan atau kendala sekolah setingkat SMA/SMK tidak dapat aktif dalam mengisi dan mengupload data di PDSS.
“Saya menyarankan kepada Disdik Kalteng, supaya dapat memberikan berbagai dukungan berupa solusi nyata, untuk mengatasi berbagai alasan atau kendala yang dihadapi oleh setiap sekolah, sehingga kendala yang dihadapi dapat diatasi segera,” tuturnya.
Dia juga mendorong sekolah-sekolah setingkat SMA/SMK di seluruh wilayah Kalimantan Tengah agar berlomba-lomba meningkatkan nilai akreditasi sekolahnya. Sebab, ketika sekolah memiliki akreditasi yang tinggi, maka otomatis sekolah tersebut juga memiliki prestasi yang baik, maka peluang lulusannya untuk diterima di perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia melalui jalur SNBP juga akan berpeluang besar. (mda/ok)