Wawali Minta Pedagang Jangan Gunakan Bahan Aditif di Takjil
SB, PALANGKA RAYA – Pada bulan Ramadan identik sekali dengan takjil Ramadan untuk berbuka, kesempatan ini pun dimanfaatkan oleh para pelaku usaha kuliner di palangka raya dengan menjajakan sajian khas daerah atau juga berbagai makanan khas dari beberapa negara seperti dari turki atau juga dari arab Saudi.
Momen ini Pemerintah Kota (Pemko) memfasiltasi para pedagang untuk berjualan di Pasar Wadai Ramadan yang telah diresmikan Walikota Palangka Raya pada beberapa waktu lalu di Jalan Ais Nasution.
Dengan adanya Pasar Wadai Ramadan ini Wakil Wali Kota Palangka Raya, Hj Umi Mastikah, meminta para pedagang pasar Ramadan maupun pedagang musiman di sekitar lingkungan warga, untuk memperhatikan kehigienisan produk makanan dan minuman atau takjil yang dijualnya kepada warga.
Menurut Umi, apa yang disajikan dan dijual dalam takjil, hendaknya mengutamakan kehigienisan dan tetap bergizi, serta tidak menggunakan bahan-bahan adiktif berbahaya baik zat pewarna maupun zat pengawet makanan yang tidak diperkenankan dalam dunia kesehatan.
“Para pedagang Saya minta dapat menyajikan menu makanan dan minuman higienis, bergizi dan berkualitas. Termasuk memperhatikan kebersihan tempat berjualan. Dengan begitu takjil aman dikonsumsi warga,” ujar Umi, Jumat (24/03/2023) di Palangka Raya.
Umi mengatakan, Pasar Ramadan merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat, karena selain memenuhi kebutuhan makanan berbuka puasa, dipasar ini juga menjadi ajang untuk berkumpul saling berinteraksi antar sesame dan bersilaturahmi. (mda/ok)