Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Distribusi Gas Elpiji Perlu Diawasi Agar Stok Tetap Aman

Redaksi 05-04-2023, 10:35 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon. (FOTO:ISTIMEWA)
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Saat Ramadan dan jelang hari raya Idul fitri 1444 H kebutuhan akan gas elpiji 3Kg sangat diperlukan oleh masyarakat, untuk itu Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon meminta kepada pemda Kalteng dapat mengawasi penyaluran atau distribusi gas elpiji bersubsidi 3 kilogram, sehingga ketersediaannya tetap aman terutama selama Ramadan hingga Idul Fitri mendatang.

"Pemda melalui instansi terkait dan seluruh pemangku kepentingan dapat mengawasi penyaluran distribusi gas elpiji ini. Sebab, saat ini permintaan masyarakat sangat tinggi kalau ada keterlambatan atau bahkan kekosongan, maka dampaknya bisa sangat luar biasa," ujarnya, Selasa (04/04/2023).

Menurutnya, saat Ramadan hingga Idul Fitri, tingkat konsumsi rumah tangga masyarakat semakin meningkat. Belum lagi selama momen Ramadan, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama di bidang kuliner yang bermunculan. Sehingga kebutuhan gas elpiji pun akan meningkat.

Dirinya berharap, pengawasan maupun sidak yang dilakukan pemerintah tidak hanya sebatas formalitas, namun benar-benar bisa secara selektif menertibkan agen atau pangkalan gas yang melakukan kecurangan, sehingga betul-betul ada efek jera.

"Masyarakat bisa berperan untuk turut membantu dalam mengawasi. Karena peran pengawasan ini tidak hanya sebatas dari pemerintah saja. Dengan kerja sama tentu ruang gerak oknum atau mafia gas ini akan semakin terbatas nantinya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Palangka Raya, Samsul Rizal mengatakan secara umum ketersediaan gas elpiji selama Ramadan hingga jelang Idul Fitri diperkirakan mencukupi.

Diungkapkan penyaluran gas elpiji setiap hari di Kota Palangka Raya rata-rata sebanyak 10.160 tabung. Sejauh ini, untuk stok di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di daerah setempat terdapat 38,7 metrik ton dan selalu ditambah pasokannya atau memperlengkapi setiap harinya. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard