Kemudahan Pakai QRIS Harus Diimbangi Kewaspadaan Agar Tak Kecolongan
SB, PALANGKA RAYA - Hidup dijaman seperti sekarang ini segalanya semakin dipermudah, contohnya saja saat ingin belanja berbagai kebutuhan atau pun makan enak di restoran, cafe, nonton dibioskop atau menginap di hotel mewah, sudah tak perlu menggunakan uang tunai, cukup dengan kartu debit atau juga yang sekarang lagi banyak diminati oleh pengguna dan merchant, yakni adanya pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
QRIS sebagai sebuah kanal pembayaran, yang memiliki keunggulan cepat, mudah, murah, ama, dan andal (CEMUMUAH) dalam memfasilitasi kebutuhan transaksi masyarakat di era digital, baik bagi masyarakat maupun pedagang/merchant. Dalam pembayaran menggunakan QRIS ini cukup mudah pembeli/pelanggan tinggal scan barcode yang tersedia maka pembayaran sudah diterima oleh pedagang.
Dengan kemudahan ini ternyata dimanfaatkan oleh oknum/pihak yang tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadinya, seperti yang baru ini terjadi.
Dimana seorang oknum dengan sengaja mengganti barcode QRIS disalah satu Masjid di Jakarta dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar seorang oknum dengan santainya menuju kotak amal masjid dan menempelkan QRIS pribadinya, di atas kotak amal tersebut dan setelah itu langsung pergi.
Menanggapi video yang viral itu, Kepala Perwakilan BI Kalteng Taufik Saleh di Palangka Raya mengatakan, agar para pembeli ataupun pedagang/merchant di Kalimantan Tengah waspada saat melakukan transaksi.
“Untuk menghidari agar kejadian serupa tak terulang, maka bank harus semakin aktif memperkenalkan kepada nasabah yang mendapatkan kode QRIS,” ujarnya usai penandatanganan kerjasama pengelolaan Kastip antara BI Perwakilan Kalteng dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalteng di Palangka Raya, Selasa (11/4/2023).
Dia menambahkan, masyarakat Kalimantan Tengah baik pengguna atau pedagang/merchant untuk berhati-hati saat akan menggunakan QRIS, Secara reguler pedagang/merchant diharapkan juga senantiasa memeriksa QRIS miliknya, sehingga QRIS yang ditampilkan memang benar QRIS milik pedagang/merchant terkait dan tidak diganti atau diubah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. (mda/ok)