BMKG: Suhu Panas di Kalimantan Tengah Karena Gerak Matahari
SB, PALANGKA RAYA – Kepala Badan Meteorologi Klimotologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng Catur Winarto menjelaskan suhu panas yang melanda wilayah Kalteng beberapa hari terakhir, disebabkan oleh gerak suhu matahari.
“Pada 23 Maret 2023 kemarin, posisi matahari berada pas di garis khatulistiwa sehingga tepat berada di wilayah Kalteng sehingga suhu maksimum tercatat 35,6 derajat celcius di Palangka Raya, sementara di Kabupaten lainnya masih berada di bawah angka tersebut,” jelas Catur.
Musim kemarau di Kalimantan Tengah (Kalteng) diprediksi akan terjadi pada Juni sampai dengan Juli 2023 mendatang, adapun puncak musim kemarau diprediksi mulai bulan Juli sampai dengan September 2023.
Lebih lanjut dia menyampaikan, bahwa suhu maksimum 35,6 derajat celcius masih dalam skala normal, bukan merupakan suhu maksimum tertinggi yang pernah terjadi di Kalteng.
“Di Kalteng pernah mengalami suhu sampai 36,3 derajat celcius, jadi jika suhu 35,6 derajat celcius masih normal, tetapi memang panas saat berada diluar ruangan pada jam-jam tertentu,” imbuhnya.
Dijelaskannya, kaitannya dengan iklim untuk masanya akan terjadi sampai dengan Bulan Mei mendatang, kaarena pada bulan ini telah memasuki musim perlaihan.
“Masa peralihan curah hujan masih cukup banyak kalau dilihat dari gambar liputan awan, warnanya masih biru itu artinya keadaan masih basah. Jadi dalam dua hari tidak ada hujan, kemudian hujan turun,” tutupnya. (mda/ok)