Lewati ke konten utama
Provinsi

Kotim Mulai Memasuki Peralihan Musim Kemarau

Redaksi 05-05-2023, 03:51 WIB 1 menit baca
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meterologi Haji Asan Sampit, Lyla Afifah memantau perkembangan cuaca. (FOTO:ISTIMEWA)
Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meterologi Haji Asan Sampit, Lyla Afifah memantau perkembangan cuaca. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Haji Asan Sampit merilis perkembangan cuaca di Kotim kembali normal.

Cuaca dengan suhu udara panas ekstrem sudah berlalu, kali ini Kotim sudah memasuki masa peralihan ke musim kemarau. Hal ini disampaikan oleh Kepala BMKG Kotim Musuhanaya melalui Prakirawan Cuaca Lyla Afifah pada Jumat (4/5/2023).

“Untuk saat ini cuaca ekstrem sudah terlewati dan cuaca sudah mulai normal kembali, kata Lyla.

Lyla menyebutkan, untuk saat ini Kotim lagi peralihan musim dari hujan ke musim kemarau ditandai dengan cuaca yang cukup cepat dari panas terik lalu tiba-tiba turun hujan.

“Perkembangan cuaca hingga tiga hari kedepan masih cenderung berawan hingga hujan. Oleh itu kami imbaun masyarakat tetap waspada dengan perubahan cuaca yang cukup cepat yang diikuti dengan adanya potensi angin kencang dan hujan lebat,” terangnya.

Ia juga mengatakan, kondisi tersebut juga biasa berpotensi menyebabkan bencana seperti pohon tumbang, longsor, genangan air hingga banjir. Sehingga kepada masyarakat yang kerap beraktivitas diluar ruangan terutama bermukim di kawasan rawan banjir untuk tetap berhati hati dan waspadah.

“Selain diperkirakan juga adanya potensi gelombang hingga ketinggian maksimal 1,25 meter selama tiga hari ke depan. Nelayan diminta waspada, terutama bagi kapal kecil untuk tetap berhati hati ketika melaut,” imbuhnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard