Dandim Palangka Raya Sambut Kedatangan Tim Kemenko Polhukam
SB, PALANGKA RAYA – Dandim 1016 Palangka Raya Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat menerima kunjungan kerja dari Tim Kemenko Polhukam RI pada Selasa (16/05/2023) di Makodim setempat, Kota Palangka Raya.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Kerja Sama Pertahanan Kolonel Inf Kartika Adi Putranta beserta Tim Kepala Bidang Kekuatan dan Kemampuan Pertahanan Kolonel Laut (P) Rudi Haryanto, Analis Anggaran Ahli Muda Henry Mardi Saputra, dan Staf Kedeputian Bidang Koordinasi Pertanahan Negara Ary Prasetyo.
Kunjungan Tim Kemenko Polhukam di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah merupakan kunjungan kerja dalam rangka identifikasi permasalahan bidang penataan gelar kekuatan TNI dengan pembangunan nasional.
Dandim 1016 Palangka Raya Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim beserta rombongan atas kunjungannya di Makodim 1016 Palangka Raya, mudah mudahan kedatangan Ketua Tim bersama rombongan dapat membawa berkah.
Dandim juga memaparkan kekuatan dan kondisi satuan di jajaran Kodim 1016 Palangka Raya termasuk kondisi pertahanan keamanan diwilayah Teritorial Kodim 1016 Palangka Raya yang meliputi Kota Palangka Raya dan Kabupaten Gunung Mas.
“Kunjungan tersebut dalam rangka identifikasi penataan gelar kekuatan TNI dengan pembangunan nasional. Kita merasa senang dengan kedatangan rombongan,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Kerja Sama Pertahanan, Kolonel Inf Kartika Adi Putranta sebagai Ketua Tim mengatakan, kedatangannya di Makodim 1016/Plk untuk melaksanakan kunjungan kerja.
“Kami Tim dari asisten satu bagian doktrin tentang pertahanan negara RI datang di Kodim 1016 Palangka Raya, untuk melihat doktrin dan implementasi pertahanan wilayah Kodim 1016/Plk saat ini,” terangnya.
Dia juga ingin mengetahui sejauh mana kebijakan umum pertahanan wilayah di Kota Palangka Raya di Tahun 2023 untuk nantinya sebagai bahan untuk evaluasi dalam rangka menyusun kebijakan pertahanan negara.
“Kemudian kita ingin melihat pelaksanaan implementasi dari doktrin pertahanan negara buku putih,” tuturnya. (sb)