Penanganan Karhutla Perlu Evaluasi Agar Kejadian Serupa Tak Terulang
SB, PALANGKA RAYA – Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini telah memasuki musim kemarau, musim kemarau tahun ini merupakan kemarau kering, sehingga kewaspadaan terhadap kebakaran harus diperketat lagi, hal ini berdasarkan data informasi dari BMKG Kalteng.
Anggota DPRD Kalteng Henry M Yoseph menyampaikan, jangan kalteng mengalami kebakaran seperti tahun 2015 lagi. Jika sampai terjadi lagi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), berarti antisipasi dari pemerintah daerah (pemda) masih kurang bagus dan perlu di evaluasi.
"Kita sebenarnya sudah berpengalaman dalam menangani banjir, Karhutla sehingga tidak ada masalah sama sekali. Kalau ada kejadian langsung ditangani, oleh karena itu jangan menunggu, karena itu menandakan kita belum siap," ucapnya saat diwawancara di Kantor DPRD Kalteng, Selasa,(16/05/2023).
Ia juga menambahkan, dalam antisipasi Karhutla bukan hanya penanganan saja, tapi perlu evaluasi, terkait kekurangan selama ini dan lainnya, karena didalam evaluasi itu akan kelihatan apa saja yang kurang lalu ditambah, agar kejadian yang sama tak terulang.
“Segera selalu melakukan evaluasi, baik itu setiap tugas dan pekerjaan, agar mengetahui apa saja yang kurang, sehingga hal itu bisa diperbaiki, sehingga tak semakin memburuk,” katanya.
Dia menambahkan, apabila antisipasinya bagus hal itu tidak ada masalah, contoh kebakaran sebelum menjadi besar harus ada antisipasinya, agar tidak membesar. Antisipasi itu berdasarkan pengalaman-pengalaman terdahulu seperti dana, tenaga ahli, peralatannya, dan pembagian tenaganya.
"Oleh karena itu, yang paling bertanggung jawab apabila terjadi kebakaran itu berada di kabupaten dan kota, karena kalau di provinsi itu sifatnya hanya koordinator dan back up apabila terjadi kekurangan di kabupaten dan kota," pungkasnya.
Henry juga menjelaskan, yang paling utama dalam mencegah agar karhutla tak meluas adalah Kerjasama lintas sektor sangat diperlukan, demikian pula keberadaan masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi dalam pencegahan, sehingga kejadian Karhutla dapat ditangani dengan baik. (mda/ok)