MP3D Unjuk Rasa, Pelantikan Pj Bupati Barsel dan Kobar Batal, Pemprov Tunjuk Sekda Jadi Plh
SB, PALANGKA RAYA – Puluhan orang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Pemimpin Putra Daerah (MP3D) menolak pelaksanaan pelantikan Pj Bupati Barito Selatan Deddy Winarwan dan Kotawaringin Barat Budi Santosa berdasarkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia.
Mereka pun menggeruduk Kantor Gubernur Kalteng pada Senin (22/5/2023) sore kemarin.
Bahkan MP3D tersebut meminta Mendagri menggantikan dua Pj yang semula ditunjuk digatikan oleh orang Dayak.
Melihat gejolak penolakan dari MP3D, Pemeritah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pun memutuskan menunda pelantikan, karena tidak ingin di momentum Hari Jadi Kalimantan Tengah ke-66 dengan pelantikan ada aksi demo massa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Nuryakin menyampaikan langkah tersebut diambil karena ada gejolak penolakan dari masyarakat Dayak.
“Gubernur harus memperhatikan kearifan lokal karena ada riak-riak protes masyarakat Dayak, baik yang disampaikan secara langsung maupun secara tidak langsung. Meski persiapan pelantikan sudah 90 persen. Baik undangan, tempat, gladi bersih, prosesi pelantikan dan lain-lain. Tetapi adanya aksi protes masyarakat Dayak, akhirnya pelantikan ditunda,” ungkapnya saat konferensi pers di Aula Jayang Tingang, Senin (22/05/2023).
Nuryakin menuturkan, Gubernur dan Wakil Gubernur sepakat akan melakukan koordinasi dengan Forkopimda dan tokoh-tokoh adat, agama, pemuda untuk mendengarkan masukan untuk hal tersebut.
Dengan demikian lanjut Sekda, Pemprov Kalteng menunjuk Pelaksana Harian (Plh) Bupati Kobar dan Barsel. Sekda Kabupaten Barsel Edy Purwanto ditunjuk sebagai Plh Bupati Barsel. Sedangkan Plh Sekda Kabupaten Kobar Juni Gultom ditunjuk sebagai Plh Bupati Kobar.
“Sementara kita menunjuk Sekda dari dua kabupaten tersebut sebagai Plh. Dan kita pun berkordinasi kembali dengan pemerintah pusat langkah selanjutnya,” tuturnya. (mda/ok)