Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Petani Ikan di Kalteng Keluhkan Harga Pakan Mahal

Redaksi 24-05-2023, 10:47 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kalteng, Sudarsono saat mengikuti rapat dewan. (FOTO:ISTIMEWA)
Anggota DPRD Kalteng, Sudarsono saat mengikuti rapat dewan. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Keberhasilan dalam budidaya sektor perikanan adalah pakan yang menjadi kuncinya. Namun, dengan harga mahal menjadi kendala yang kerap dihadapi para pembudidaya ikan khususnya di wilayah Kalteng ini.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono meminta kepada pemda supaya dapat memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan murah di Kalteng. Sehingga, para pembudidaya atau petani ikan bisa dengan maksimal mengembangkan usahanya.

"Solusi untuk memenuhi pakan ikan murah perlu dipikirkan oleh pemerintah, harus ada langkah strategis agar kebutuhan pakan ikan murah ini dapat dipenuhi. Karena salah satu kendala para pembudidaya ikan selama ini yakni harga pakan yang mahal," ucapnya, belum lama ini.

Dikatakannya, harga pakan mahal tentu berdampak juga terhadap harga ikan yang ikut mahal per kilo gram-nya. Padahal potensi sumber daya alam (SDA) utamanya bahan baku pembuat pakan ikan di provinsi ini cukup melimpah, akan tetapi dalam pemanfaatannya masih kurang optimal.

"Saya rasa salah satu solusi yang bisa dilakukan yakni dengan membangun pabrik pakan ikan skala besar di Kalteng, jadi kita tidak perlu lagi mendatangkan pakan ikan dari luar provinsi," tuturnya.

Dia menambahkan, selama ini sebagian distribusi pakan ikan masih didatangkan dari luar provinsi, sehingga jika terjadi kendala maka harganya naik, mau tak mau pembudidaya ikan tetap membeli karena memang sudah jadi kebutuhan.

"Apabila ada pabrik atau industri pakan ikan berskala besar di Kalteng maka kebutuhan pakan pun akan selalu dapat dipenuhi serta dari segi harga juga pastinya murah, sebab biaya distribusinya tidak terlalu mahal," Jelasnya.

Pihaknya sangat berharap, pemerintah setempat memberi perhatian, khususnya pemprov untuk membangun pabrik pakan ikan berskala besar di Kalteng. Apabila pemda terkendala anggaran bisa melibatkan bantuan pemerintah pusat melalui BUMN atau menggandeng pihak swasta, sehingga pakan ikan bisa selalu terpenuhi. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard