Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Kotim Memiliki 38 Sekolah Penggerak Untuk Meningkatkan Dunia Pendidikan

Redaksi 24-05-2023, 11:04 WIB 1 menit baca
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Irfansyah berfoto bersama saat menghadiri Forum Pemangku Kepentingan Forum Sekolah Penggerak, Rabu (24/5/2023). (FOTO:ABU)
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Irfansyah berfoto bersama saat menghadiri Forum Pemangku Kepentingan Forum Sekolah Penggerak, Rabu (24/5/2023). (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Gambarkan tentang keberadaan sekolah penggerak di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sementara di Kotim sendiri memiliki 38 Sekolah Penggerak yaitu angkatan II, III dan IV.

Untuk angkatan II sudah sendiri berjalan selama 2 tahun, sedangkan angkatan III baru mulai ditahun ini. Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Irfansyah pada acara Forum Pemangku Kepentingan Forum Sekolah Penggerak, Rabu (24/5/2023).  

Irfansyah menyampaikan, berdasarkan perencanaan dari Kemendikbudristek bahwa pada tahun ke-4 nanti Sekolah Penggerak ini akan diserahkan pengelolaannya secara penuh ke daerah masing-masing, tentu ini menjadi PR dan tantangan Dinas Pendidikan selaku leading sektornya dan juga pemerintah daerah Kabupaten Kotim secara umum. 

“Selain itu kita juga ada Guru Penggerak dimana pada angkatan ke IV berjumlah 28 Guru Penggerak, mereka semuanya ini sudah lulus dan Alhamdulillah beberapa dari mereka sudah dipromosikan menjadi kepala sekolah berdasarkan regulasi Permendigbud Nomor 26 Tahun 2022. Sedangkan angkatan 7 berjumlah 41 orang dan saat ini masih berjalan lokakarya memasuki bulan ke-5,” ucap Irfansyah.

Lanjut Irfansyah, kederadaan sekolah dan Guru Penggerak ini patut di apresiasi dan didukung secara penuh dalam rangka mengembangkan kompetensi kepala sekolah dan dewan guru dalam proses belajar mengajar di kelas. Ini tentu untuk kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Kotim.  

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut terlibat baik secara langsung atau tidak langsung, semoga apa yang kita lakukan ini bernilai dan bermanfaat bagi pendidikan di kabupaten Kotim,” tuturnya. (f1/sb)  

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard