Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Pentingnya Keberadaan Puskesmas dan Posyandu Tekan Kasus Stunting di Kalteng

Redaksi 03-06-2023, 09:39 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi III DRPD Kalteng, Duwel Rawing. (FOTO:ISTIMEWA)
Anggota Komisi III DRPD Kalteng, Duwel Rawing. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Penanganan Stunting menjadi salah satu perhatian serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), mengingat angka stunting di Kalteng masih cukup tinggi.

Stunting merupakan masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak.

Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan pada anak-anak seusianya.

Untuk itu, anggota Komisi III DRPD Kalteng, Duwel Rawing meminta, peran puskesmas dan posyandu agar dapat dioptimalkan. Sebab, peran kedua fasilitas kesehatan tersebut sangat penting.

"Terutama di wilayah pelosok, peran puskesmas dan posyandu ini sangat penting. Puskesmas dan posyandu yang tidak aktif supaya diaktifkan kembali. Karena, stunting dan masalah kesehatan lainnya perlu ditekan," ucapnya, Jumat (02/06/2023).

Dia menilai, keberadaan dan peran puskesmas serta posyandu sangat vital bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pelosok. Di mana fasilitas layanan kesehatan ini menjadi tempat strategis masyarakat untuk mendapatkan penanganan pertama dalam permasalahan kesehatan.

“Selain dapat diaktifkan kembali, dukungan penuh dari pemerintah mulai dari sarana dan prasarana (sarpras) serta fasilitas pendukung dapat terus ditingkatkan. Keberadaan tenaga kesehatan terampil, diharapkan juga diperhatikan oleh pemerintah setempat,” katanya.

Dia menjelaskan, Keberadaan posyandu, UPT puskesmas, maupun puskesmas pembantu baik yang ada di kecamatan, kelurahan, atau desa masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain dukungan sarpras dan SDM, diharapkan program pemeriksaan kesehatan gratis baik di posyandu ataupun puskesmas juga harus terus dilaksanakan agar kesehatan masyarakat dan anak-anak bisa semakin baik. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard