Lewati ke konten utama
HUKUM

Tiga Hari Menghilang, Korban Perahu Terbalik di Sungai Barito Ditemukan Meninggal

Redaksi 05-06-2023, 12:20 WIB 1 menit baca
Tim SAR mengevakuasi jasad Norhadi korban perahu terbalik di Sungai Barito. (FOTO:BASARNAS PALANGKA RAYA)
Tim SAR mengevakuasi jasad Norhadi korban perahu terbalik di Sungai Barito. (FOTO:BASARNAS PALANGKA RAYA)

SB, BUNTOK – Selama tiga hari pencarian akhirnya membuahkan hasil, Rohadi (60) korban perahu terbalik ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak 3,5 kilomter dari lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana mengatakan, jasad Norhadi ditemukan mengapung kurang lebih 3,5 kilometer dari titik perahu terbalik.

“Jauhnya penemuan karena kondisi Sungai Barito arusnya cukup deras, namun kita bersyukur berhasil menemukan dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga,” ucap AA Ketut Alit Supartana, Senin (5/6/2023).

Ia menjelaskan, almarhum dikabarkan menghilang setelah perahu atau kelotok yang ditumpanginya terbalik di Sungai Barito, Desa Teluk Betung, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu (03/06/2023) pukul 14:00 WIB.

Dimana waktu itu, awalnya almarhum bersama Mumis (49) menumpang kelotok nelayan namun sampai dilokasi kejadian kelotok tiba-tiba oleng terseret arus yang deras sehingga terbalik.

Warga yang melihat kejadian langsung berupa melakukan pertolongan, Mumis pun berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat namun Rohadi menghilang dan tadi malam baru ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Tim SAR Gabungan yang terlibat pencarian antara lain Basarnas Palangka Raya, BPBD Barsel,  Polsek Karo Kuala, Perangkat Desa Teluk Betung, Polri, TNI dan keluarga korban serta masyarakat,” tuturnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard