Sarang Walet Bisa Jadi Sumber PAD Kalteng
SB, PALANGKA RAYA - Banyak sumber untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), salah satunya adalah dengan mendapatkanya dari pendapatan sarang wallet, yang saat sudah banyak berdiri gedung sarang wallet tersebut.
Achmad Rasyid salah satu dari Anggota DPRD Kalteng ini meminta kepada pemda baik provinsi, kabupaten dan kota untuk mengoptimalkan PAD dari pajak sarang burung walet itu. Sebab PAD merupakan aspek penting dalam mendorong pembangunan daerah secara berkelanjutan.
"Optimalisasi sarang walet sebagai sumber PAD daerah tentu sangat potensial. Tapi, juga perlu diingat bahwa pemerintah tidak memaksakan perolehan pajak terhadap usaha rakyat ini,”ucapnya, Selasa (06/06/2023).
Dia juga mengatakan untuk memastikan terlebih dahulu regulasi umum yang mengatur usaha sarang burung walet. Sehingga, dampak positif tidak hanya dirasakan daerah melaui PAD tapi juga masyarakat.
“Usaha sarang walet harus benar-benar terakomodasi dengan baik melalui regulasi dari pemerintah, karena pajak sarang burung walet tidak bisa diukur dan dihitung secara pasti, karena penghasilan dari sarang burung walet bersifat fluktuatif atau tidak tetap,” tegasnya.
Selain itu sambungnya, dia berharap agar regulasi yang ada nantinya juga bisa memperjelas kepada siapa wajib pajak dari usaha sarang burung walet tersebut.
“Apakah ditujukan kepada pihak petani sarang, pemilik modal, pengepul, atau pihak eskportir yang harus membayarkan wajib pajak sarang wallet itu,” katanya lagi.
dia meminta agar dilakukan pendampingan dan dukungan bantuan kepada pengusaha walet kecil. Jangan sampai, nominal pajak yang sudah dipatok itu nantinya malah menjadi beban bagi pengusaha sarang walet kecil yang sedang merangkak maju di daerah Kalteng. (mda/sb)