seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kantah Pulpis Gelar Rakor GTRA

by Redaksi - Tanggal 30-08-2022,   jam 05:32:33
Kepala Kantor Pertanahan Pulang Pisau Iwan Susianto, didampingi narasumber, Parjan Slamet dan Yun Pratiwi berfoto usai Rakor GTRA di Aula Bappedalitbang, pada Selasa (30/8/2022). FOTO : ISTIMEWA Kepala Kantor Pertanahan Pulang Pisau Iwan Susianto, didampingi narasumber, Parjan Slamet dan Yun Pratiwi berfoto usai Rakor GTRA di Aula Bappedalitbang, pada Selasa (30/8/2022). FOTO : ISTIMEWA

SB, PULANG PISAU - Rapat Kordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) yang dilaksanakan Kantor Pertanahan (Kantah) Pulpis, di Aula Bappedalitbang, pada Selasa (30/8/2022).

Rakor ini mengambil tema Sinergitas Reforma Agraria guna meningkatkan kesejahteraan dan daya saing masyarakat melalui pemberdayaan di Kabupaten Pulpis.

"Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2022, merupakan kerjasama antara tim konsultan perorangan dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Pulpis," kata Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pulpis Iwan Susianto.

Lanjutnya, kegiatan ini meliputi dari pendataan TORA dan pengembangan penataan akses, integritas penataan aset, dan penataan akses, dan sebagai pilot projek kampung reforma agraria. Ada 12 Dinas yang terlibat langsung mengikuti Rakor GTRA ini, dan diharapkan dapat memberikan gambaran kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Gugus Tugas Reforma Agraria.

Iwan menambahkan, kebijakan Reforma Agraria merupakan upaya untuk menata kembali hubungan antara masyarakat dengan tanah, antara lain menata kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan permukaan bumi yang berkeadilan.

"Sedangkan di Kabupaten Pulpis telah melakukan upaya penataan kembali reforma agraria dengan dibentuk Tim GTRA berdasarkan surat keputusan Bupati Pulang Pisau Nomor 127 Tahun 2021 tentang penetapan Tim GTRA Tahun 2021," bebernya.

Tim GTRA ini, kata Iwan, langsung di Ketuai oleh Bupati dan Wakil Ketua dan Ketua Pelaksana Harian Kepala Kantor Pertanahan. Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2022 ini, mengusung tema pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mengundang narasumber yang berkaitan dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

"Kegiatan Rakor ini kita baru menghadirkan dua narasumber, Raja Lele Air Gambut, Parjan Slamet S.Ag dan dari Spesialis Marketing Dekranasda Kalimantan Tengah Yun Pratiwi SPd," tegasnya.

Untuk Dekranasda ini tambah Iwan, lebih membidangi kepada market dan pasarnya sehingga kedepan diharapkan dapat membuat jaringan pemasaran lebih luas. Apalagi jika dikaitkan dengan teknologi digitalisasi, saat ini yang tidak dibatasi adminitrasi.

"Sehingga dengan berkolaborasi dengan Deskranasda ini market, dan pasarnya akan semakin luas," tandasnya. (adm)