Lewati ke konten utama
Lamandau

Pemkab Lamandau Prioritaskan Peningkatan Fasilitas Kesehatan

Redaksi 01-09-2022, 10:34 WIB 1 menit baca
Bupati Lamandau H. Hendra Lesmana yang turun langsung memberikan bantuan kepada warga disela-sela kegiatan kunjungan kerja di Kecamatan Batang Kawa. FOTO : HUMAS
Bupati Lamandau H. Hendra Lesmana yang turun langsung memberikan bantuan kepada warga disela-sela kegiatan kunjungan kerja di Kecamatan Batang Kawa. FOTO : HUMAS

SB, NANGA BULIK - Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus berupaya meningkatkan fasilitas, dan Tenaga Kesehatan (Nakes), baik bidan maupun tenaga perawat di semua desa. 

Menurut Bupati Hendra Lesmana, berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Lamandau untuk memberi motivasi, dan semangat bagi para bidan, agar mau bertugas khususnya di pelosok Kabupaten Lamandau, antara lain dengan meningkatkan fasilitas di bidang kesehatan yang memadai. 

“Prioritas peningkatan fasilitas, juga wujud dari memanusiakan para tenaga kesehatan di pelosok, seperti rumah dinas bidan juga sudah layak direnovasi,” jelas Bupati Lamandau, H. Hendra Lesmana, disela-sela kegiatannya saat melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah desa.

Hendra menambahkan dengan jumlah tenaga kesehatan yang dimiliki Pemkab Lamandau saat ini, seharusnya telah memenuhi kebutuhan bidan untuk semua desa di Kabupaten Lamandau. Namun fakta di lapangan, sampai sekarang ini masih banyak desa yang belum memiliki bidan maupun perawat.

"Ini menjadi perhatian serius pemerintah, agar bisa memenuhi kebutuhan nakes tersebut,” tegas Bupati yang dikenal sering blusukan ke desa-desa ini.

Lanjut Bupati, di Kabupaten Lamandau ada 20 desa yang belum memiliki tenaga bidan, dan hal itu, karena terjadi penumpukan jumlah bidan yang bertugas di wilayah ibukota kabupaten.

Bupati juga mengakui tugas tenaga kesehatan, seperti perawat dan bidan yang bertugas di pelosok desa merupakan garda terdepan, merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

"Sampai saat ini masih kita perjuangkan untuk pemerataan penempatan nakes di wilayah pedesaan,” bebernya.

Selain itu, kata Bupati, karena desa terpencil yang ada di pelosok tinggal cukup jauh dari fasilitas kesehatan yang memadai, seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan RSUD, ditambah lagi jarak tempat pelayanan kesehatan dari tempat tinggal masyarakat cukup jauh 

"Masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan harus berjuang berjam-jam menuju ke Puskesmas,” tandasnya. (dm)

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard