Pendaftar PPDB SMAN 2 Palangka Raya Membludak, Ini Tanggapan Kepsek Isu Perpanjangan Pendaftaran
SB, PALANGKA RAYA – Minat orang tua menyekolahkan anaknya di sekolah bergensi sangat tingggi, salah satunya adalah di Seklolah Mengah Atas (SMA) Negeri 2 Palangka Raya.
Yang mana pembukaan pendaftaran secara online pada tanggal 26 dan 27 Juni serta 3 Juli mencapai 1.300 orang, sedangkan pihak sekolah hanya menyiapkan 456 orang yang terbagi tiga jalur.
Yaitu jalur zonasi disiapkan kuota sebanyak 387 orang, jalur afirmasi sebanyak 47 orang dan jalur pindah tugas orang tua sebanyak 22 orang untuk mengisi 12 kelas yang tersedia.
Plt Kepala SMAN 2 Palangka Raya, I Wayan Sarman saat ditemui wartawan seputarborneo.com mengatakan, untuk pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pihaknya menggunakan sistem online terpadu, yaitu menggunakan sistem dan itu diikuti 57 sekolah unggulan yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Dan menurutnya, SMAN 2 Palangka Raya memang tidak membuka jalur prestasi karena berpedoman pada Pasal 16 ayat 1 dan 2, yaitu bisa dibuka jika seleksi zonasi dan yang lain masih kurang. Namun kenyataannya tiga jalur yang disiapkan tersebut justru lebih dari target pendaftarnya.
“Tidak tidak bisa menampung semua karena sesuai kondisi kuota, yaitu untuk mengisi 12 kelas. Kita hanya menyiapkan 456 siswa, jadi kalau yang mendaftar 1.300 peserta lebih dari setengahnya kita tolak,” ungkap Plt Kepala SMAN 2 Palangka Raya ketika diwawancara.
Dirinya pun berharap, bagi yang belum diterima bisa mendaftarkan anaknya di sekolah terdekat karena pendidikan itu sama. Ini yang menjadi delema bersama, namun dengan begitu memberikan kesempatan kepada sekolah lainya bisa terisi bukan hanya di SMAN 2 Palangka Raya saja.
Saat disinggung tentang informasi terjadinya perpanjangan waktu pendaftaran dari jadwal yang sudah ditentukan, I Wayan Sarman menyangkal bahwa pihaknya tidak ada membuka perpanjangan waktu pendaftaran namun yang ada pada tanggal 3 Juli 2023 terakhir pendaftaran, pihaknya menambah waktu 1 jam yang awalnya hanya sampai pukul 16.00 WIB menjadi pukul 17.00 WIB.
“Perpanjangan waktu 1 jam itu untuk verifikasi berkas, karena masih banyak belum lengkap dan setelah itu sistem off, tidak ada lagi pendaftaran. Kalau informasi yang tangal 4 dan 5 masih bukan kita tidak tahu karena kita tidak ada membuka semua sistem. Itu pun terkoneksi terhadap 57 sekolah yang mengikuti pendaftaran online terpada,” tuturnya. (sb)