Kadisdik Kotim Minta Semua Sekolah Maksimalkan Penggunaan Aplikasi Dapodik
SB, SAMPIT - Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia rilis Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) versi 2024.
Menanggapi itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Irfansyah mengatakan, Dapodik merupakan sistem pendataan skala nasional yang terpadu dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional dalam mewujudkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif.
"Kualitas operator di masing-masing sekolah se-Kotim ini sangat penting, karena tugasnya mengelolah data Dapodik diantaranya pendataan peserta didik dan data lainnya,” terang Irfanysah, Kamis (13/7/2023).
Irfansyah menjelaskan, selain data peserta didik juga berhubungan dengan kebijakan sektor pendidikan seperti bantuan dana BOS, tunjangan guru, bantuan sarana dan prasarana, serta hal lainnya diambil dari Dapodik.
Lebih lanjut ia menyampaikan, pemerintah pusat, provinsi hingga daerah terutama Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim mengacu pada data pokok pendidikan (Dapodik) untuk itu mulai kepala sekolah (Kepsek) didampingi operator di seluruh SD dan SMP agar menguasai pengelolaan aplikasi Dapodik yang dikembangkan secara online.
"Seluruh sekolah khususnya yang ada di lingkungan Disdik Kotim perlu senantiasa mengupdate data sesuai perkembangan dan jumlah siswa terutama mengenai sarana dan prasana di sekolah,” sebutnya.
Dirinya berharap pengelolaan aplikasi Dapodik di seluruh SD dan SMP se-Kabupaten Kotim berjalan maksimal dengan data yang selalu update dan fakta, pasalnya ingin dapat bantuan isi Dapdoik dengan sebenarnya. (f1/sb)