Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Penataan Ulang Jembatan Kahayan, Majukan Wisata Kalteng

Redaksi 17-07-2023, 12:41 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Jubair Arifin. (FOTO:ISTIMEWA)
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Jubair Arifin. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Penataan ulang Jembatan Kahayan yang rencananya akan ada sentuhan modern dengan dilengkapi water front city yang megah.

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Jubair Arifin mengatakan, adanya penataan ulang tersebut tentunya akan memperindah di kawasan.

 “Mendukung penataan ulang jembatan kahayan. Karena Kalimantan tengah ini sebagai ibukota provinsi, yang terdekat ada Kabupaten Katingan, Pulang Pisau, Kapuas, Gunung Mas, dan perlintasan Banjarmasin. Ini mungkin banyak masyarakat yang ingin berwisata,"ucapnya, Sabtu (15/07/2023) kemarin.

Legislator dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini mengharapkan penataan ulang Jembatan Kahayan bisa menggaet Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tak begitu banyak terbebani.

“Jadi penataan itu saya rasa sangat baik dan positif dalam rangka mengembangkan wisata yang ada di Kalteng khususnya di Palangka Raya. Kita harapkan pemerintah daerah bisa menggaet dana APBN. Sehingga dana daerah hanya sebagai pendampingan,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, dari pusat besar anggarannya. Karena apabila wisata maju, UMKM di Kalteng juga maju dan masyarakat yang mendapat manfaat juga akan banyak.

"Sebelumnya, Lokasi Tugu Soekarno tempat pemancangan tiang pertama Kota Palangka Raya oleh Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno pada tanggal 17 Juli 1957, menyatu dengan Jembatan Kahayan," ungkapnya.

Salah satu jembatan sebagai landmark (ikon) Kota Palangka Raya yang diresmikan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri pada tanggal 13 Januari 2022 itu, akan ditata dan dipercantik lagi. Khususnya akan ada sentuhan modern dengan dilengkapi water front city yang megah. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard