Masyarakat Tewai Baru, Perlahan Bertransformasi ke UMKM Era Digital
SB, KUALA KURUN - Desa Tewai Baru yang terletak di Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) merupakan salah satu lokasi mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya.
Desa yang dipimpin Sigo S.A terus berkomitmen dalam "Menggali Potensi Desa Menuju Keunggulan Kompetitif UMKM di Era Digital," dengan harapan masyarakat dapat membangun UMKM yang sukses, juga dapat mengoptimalkan potensi desa agar dapat bersaing secara kompetitif di tengah perkembangan teknologi digital.
Dengan semangat ini, diharapkan UMKM di Tewai Baru mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan mencapai kesuksesan dalam era digital yang menuntut inovasi dan pemanfaatan teknologi secara efektif.
“Kami selaku Pemerintah Desa Tewai Baru sangat mendukung dan antusias untuk membangun UMKM, mengingat Desa Tewai Baru ini memiliki potensi yang sangat luas, apalagi sekarang Mahasiswa KKN telah mengadakan program sosialisasi yang mengundang Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Nakertrans Koperasi dan UMKM Kabupaten Gunung Mas. Harapannya masyarakat bisa membangun UMKM yang lebih kreatif bahkan sampai Go Internasional,” tutur Kepala Desa tersebut.
Ini juga merupakan salah satu persiapan agar Desa Tewai Baru menjadi desa yang unggul dan siap dikunjungi oleh investor, maka pemerintah desa juga menggiatkan reboisasi dengan tujuan menjadikan Desa Tewai Baru menjadi hijau dan nyaman untuk dikunjungi.
Oleh karena itu, Pemerintah Desa Tewai Baru mendukung program kerja Mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya yang akan melaksanakan kegiatan reboisasi penanaman 300 bibit pohon.
Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan perguruan tinggi, Desa Tewai Baru berharap dapat mewujudkan visi menjadi desa yang unggul dan ramah lingkungan, menarik minat investor, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh warganya.
“Harapan kami selaku pemerintah desa agar bisa merealisasikan bantuan sesuai dengan kemampuan dan daya kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara, Redianto selaku Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Nakertrans Koperasi dan UMKM Kabupaten Gunung Mas, sebagai pemateri dalam kegiatan ini berharap masyarakat Desa Tewai Baru dapat beralih dari penambangan emas yang tidak berkelanjutan ke sektor UMKM yang menjanjikan untuk mendongkrak perekonomian desa.
Sebagai langkah mendukung pengembangan UMKM, Redianto juga menyampaikan bahwa pemerintah akan terus menyelenggarakan pelatihan keterampilan dan memberikan bantuan berupa modal usaha serta sarana prasarana bagi pelaku UMKM di Desa Tewai Baru.
Semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan mahasiswa KKN Universitas Palangka Raya diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi pertumbuhan ekonomi desa dan menciptakan lingkungan yang lestari dan ramah lingkungan dengan kegiatan reboisasi yang akan digiatkan.
“Untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah dimana bantuan ini terdiri dari 3 macam yaitu bantuan dana, bantuan modal, dan bantuan sarana prasarana, masyarakat diminta agar membuat usulan dimana persyaratan dalam memenuhi usulan ini adalah Nomor Induk Berusaha (NIB) dan badan hukum. Bagi kelompok tani yang tidak memiliki badan hukum dapat bekerjasama dengan koperasi untuk mendapat bantuan,” ungkapnya. (*)