Dinkes Kotim Gencar Sosialisasikan Jampersal Bagi Warga Kurang Mampu
SB, SAMPIT – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timir (Kotim) lebih gencar lagi dalam mensosialisasikan jaminan persalinan (Jampersal) secara maksimal. Pasalnya program tersebut bisa dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat Kabupaten Kotim.
"Program ini kita sudah gencarkan 2019 kemarin, kemudian di tahun 2023 kita gencarkan lagi untuk meningkatkan indeks kesehatan masyarakat. Kami juga meminta kepada ibu-ibu yang akan melahirkan bisa memanfaatkan program tersebut dengan datang ke puskesmas. Gratis karena anggarannya sudah tersedia di Dinas Kesehatan,” kata Kepala Dinkes Kotim, Umar Bakeri pada Senin (14/8/2023).
Dia juga mengatakan, program Jampersal itu merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Program untuk mengatasi masalah pembiayaan persalinan yang meliputi pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk KB pascapersalinan dan pelayanan bayi baru lahir.
"Sasaran program Jampersal ini adalah ibu hamil, bersalin dan nifas dari keluarga miskin dan kurang mampu di Kabupaten Kotim yang tidak memiliki jaminan kesehatan seperti jaminan kesehatan dari BPJS maupun Kartu Indonesia Sehat,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kotim.
Pihaknya benar-benar menggunakan untuk masyarakat yang tidak mampu dan itu sesuai dengan data survei setiap Puskesmas. Sedangkan untuk masyarakat yang mampu diarahkan untuk ikut BPJS mandiri.
"Dalam layanan jampersal tidak melihat status pernikahannya. Semua wajib dilayani asal warga miskin. Jampersal ini betul-betul tepat sasaran, karenanya sudah jelas dan wajib direalisasikan oleh pemerintah daerah terutama Dinkes,” tegasnya. (f1/sb)