Disdik Kotim Mengadakan Literasi Baca Cerita Bahasa Dayak Sampit
SB, SAMPIT - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan kegiatan baca cerita dengan menggunakan bahasa daerah yaitu bahasa Sampit, bertempat di Aula Disdik setemat pada Rabu (15/8/2023)
Menurut, Plt Dinas Pendidikan Kotim M Irfansyah tersebut adalah untuk melestarikan bahasa daerah atau Dayak Sampit, karena diera globalisasi sekarang anak-anak mulai meningkal asal usul daerah sehingga sangat diperlukan kegiatan seperti ini.
"Kemarin kita mengundang lima sekolah dasar (SD), lima PAUD dan satu guru pendamping melakukan kegiatan baca cerita daerah. Masing-masing sekolah mengirimkan enam siswa. Kegiatan ini bukan dilombakan tapi hanya melatih siswa untuk mengenalkan bahasa Sampit dari dini mungkin,” kata Irfansyah, Rabu (16/8/2023).
Dirinya mengatakan, Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim terus memberikan pendampingan kepada pihak sekolah dalam melestarikan bahasa daerah, juga juga meminta anak bisa menempatan berkomunikasi bahasa Dayak Sampit diera globalisasi saat ini.
Pihaknya terus berupaya membantu melestarikan bahasa daerah setempat yaitu Bahasa Sampit, meski masih menghadapi beberapa kendala disetiap sekolah.
Kesulitannya, ketersediaan guru bahasa Sampit sangat kurang, lebih banyak guru yang berbahasa Dayak Kalteng,” tuturnya.
Pihaknya tetap optimis pasalnya menjadi ujung tombak dalam upaya pengembangan dan pembinaan serta revitalisasi bahasa daerah Dayak Sampit. Sasarannya adalah generasi penerus melalui program belajar mengajar bermuatan lokal dan literasi yang diberikan di sekolah-sekolah se-Kotim. (f1/sb)