Dewan Ingatkan Masyarakat Tidak Membakar Lahan
SB, SAMPIT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie mengatakan, belakangan ini di Kota Sampit mulai marak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Dan dirinya juga mengapresiasi atas kerja keras dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah berusaha keras untuk mengatasi karhutla, sehingga dirinya dirinya meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa menjaga lingkungan atau membuka lahan dengan cara tidak membakar.
“BPBD Kotim sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi karhutla, saya minta kepada seluruh masyarakat untuk bisa ikut bersama-sama menjaga lingkungan agar terhindar dari api,” ucap Rinie.
Hal itu karena jika karhutla terjadi maka asapnya akan mempengaruhi kesehatan dan kegiatan di sekitar. Dirinya menyaimpaikan hal tersebut karena masih banyaknya terjadi kebakaran lahan.
“Harapan kita, tidak hanya pemerintah saja yang turun tangan terkait hal ini, tapi juga masyarakat harus ikut membantu,” tegasnya.
Berdasarkan data, ada sebanyak 60 titik panas di Kotim. Pemantauan tersebut dilakukan di setiap Kecamatan yang ada di Kotim, dan titik terbanyak berada di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan sebanyak 26 titik. (f2sb)