Peringati Pekan ASI se-Dunia, RSUD dr Murjani Sampit Berikan Penyuluhan Pasien Melahirkan
SB, SAMPIT - Dalam rangka memperingati Pekan ASI se-Dunia 2023, Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD dr Murjani Sampit melakukan penyuluhan tentang pentingnya pemberian ASI eklusif dan teknis pemerasan ASI serta penyimpanan pemberian ASI perah.
Yang mana kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Seruni (Nifas) RSUD dr Murjani Sampit pada Rabu (30/8/2023).
Wakil Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Akhya mengatakan, sasaran edukasi yaitu ibu-ibu pasca melahirkan dari ruang Seruni dan keluarga dari pasien bayi yang masih dalam perawatan di rumah sakit.
"Kotim sendiri masih sangat minim sekali pengetahuan tentang ASI Eklusif. Sebagian besar para ibu di Kotim tidak memberikan ASI eksuktif 6 bulan hanya 37,5% artinya sekitar 65% bayi tidak mendapatkan ASI. Angka ini masih sangat jauh sesuai dengan target kita. Maka dari itu di lakukan penyuluhan kesehatan ibu hamil di ruangan Nifas rumah sakit Murjani,” sebut dr Akhya.
Pihaknya sebagai pelayanan dan penyedia tenaga kesehatan wajib memberikan pengetahuan pada ibu menyusui mengenai pentingnya ASI eksklusif hingga membantu bagaimana cara pemberian ASI pada bayi.
Dan juga sangat menyayangkan nakes yang bantu melahirkan di Puskesnas ataupun Pustu yang sering merekomendasikan ibu baru lahir dengan susu formula.
"Kami sudah melakukan penelitian di Kotim ini 41,7% bidan menawarkan susu formula secara langsung kepada ibu pasca melahirkan. Hal ini sangat disayangkan,” tuturnya.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kotim (Dinkes Kotim) untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat agar hak ASI pada anak terpenuhi. (f1/sb)