Lewati ke konten utama
HUKUM

Presiden BEM UPR Sayangkan Adanya Aksi Pemukulan Kepada Mahasiswa Saat Demo

Redaksi 08-09-2023, 03:27 WIB 1 menit baca
Tampak terlihat massa demo dengan pihak kampus terlibat aksi dorong-dorongan. (FOTO:YUDHA)
Tampak terlihat massa demo dengan pihak kampus terlibat aksi dorong-dorongan. (FOTO:YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA – Aksi para mahasiswa/mahasiswi UPR yang ingin meyuarakan aspirasinya di hadapan Rektor terjadi kericuhan, dimana saat demo itu Mahasiswa ingin masuk ke gedung Rektor namun dihalang-halangi oleh petugas keamanan.

Merasa dihalang-halangi itu mahasiswa bersikeras ingin masuk, akhirnya terjadi aksi saling dorong antara petugas dengan mahasiswa dan akhirnya demo semakin ricuh terjadilah pemukulan yang dilakukan oknum petugas kepada mahasiswa.

Presiden BEM UPR sekaligus Koordinator Lapangan Permutih Imam Basar mengungkapkan rasa kecewanya kepada pihak rektorat Universitas Palangkaraya karena terjadi pemukulan.

"Padahal Kita datang dengan baik-baik, tidak membawa senjata tajam ataupun benda berbahaya lainnya. Kita hanya menyampaikan aspirasi dari mahasiswa namun dijaga oleh para aparat dan bahkan rekan Kami ada yang dipukul," ucapnya, Jumat (08/09/2023).

Ia mengungkapkan pemukulan tersebut bukan dimulai dari pihak pendemo, karena pihaknya datang dengan damai.

"Kami hanya ingin bertemu dengan rektor, tetapi karena rektor lama datangnya ke lokasi dengan kondisi kawan-lawan yang ingin menuntut cepat, kita di provokasi oleh beberapa oknum," ujarnya.

Dia menyebut bahwa terjadinya pemukulan itu tidak mengetahui apakah oknum tersebut dari pihak rektorat Universitas Palangkaraya atau bukan. Walaupun dirinya tak mengetahui pasti tetapi ada pihaknya melihat bahwa pemukul masuk ke dalam rektorat.

Permutih mengungkapkan, bahwa oknum tersebut menggunakan kaos merah, pihaknya saat itu juga sempat merekam pemulukan yang dilakukan oleh oknum tersebut. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard