Lewati ke konten utama
Provinsi

Trauma Healing Kepada Korban Kebakaran

Redaksi 18-09-2023, 01:06 WIB 1 menit baca
Personel ERP ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada korban kebakaran, Minggu (17/9/2023). (FOTO:ISTIMEWA)
Personel ERP ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada korban kebakaran, Minggu (17/9/2023). (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Sebagai bentuk kepedulian dan empatinya terhadap korban musibah kebakaran di Jalan Mendawai Kompleks Sosial, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Tim Relawan Emergency Response Palangka Raya (ERP) memberikan pelayanan kesehatan kepada korban terdampak kebakaran.

Organisasi kemanusiaan ini memberikan layanan berupa pemeriksaan kesehatan dan juga menghibur para anak kecil.

Ketua Tim ERP, Jean Steve Austen mengungkapkan, dalam kesempatan tersebut mereka melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 16 warga yang mengikuti pelayanan. Rata-rata para korban banyak mengeluhkan gejala gatal-gatal, batuk pilek, tekanan darah tidak normal, demam atau meriang.

“Disini kami menerjunkan Divisi Medical Team bekerja sama dengan Tim Psikologi dan Hipno Therapy untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban kebakaran,” katanya kepada awak media, Senin (18/9/2023).

Kegiatan ini, pihaknya memberikan pemeriksaan kondisi kesehatan bagi para korban di sana. Mulai dari memeriksa Gula Darah, Kolesterol, asam urat, Tekanan Darah, Konsultasi Kesehatan, pemberian obat-obatan sesuai dari keluhan para korban terdampak.

"Ini kita lakukan karena sebelumnya dilaporkan banyak korban yang mengalami depresi atau shock karena rumahnya terbakar. Untuk itu kita hadir agar para anak-anak dapat ceria kembali," ucapnya.

Sambung Jean, jika pihaknya juga telah melakukan trauma healing dan Hipno Therapy terhadap korban, khususnya anak-anak berusia 1 hingga 15 tahun. Pada trauma healing, pihaknya mengajak para anak-anak bermain sehingga menciptakan suasana yang riang dan anak-anak dapat kembali ceria.

"Semoga apa yang kami lakukan kali ini, dapat memberikan manfaat yang besar bagi para korban. Dan kegiatan ini bukan yang terakhir kalinya, kami akan kembali memberikan bantuan sesuai dengan keluhan korban," tandasnya. (rk/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard