Dinkes Mengajak Instansi Swasta dan Negara Tangani Stunting Bersama
SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus menggencarkan melakukan pencegahan dan penanganan stunting, sehingga komitmen Kotim Zero Stunting benar-benar terwujud.
Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi mengatakan, pihaknya berkomitmen mengatasi permasalahan stunting melalui kerjasama lintas sektor terutama perusahaan swasta dan milik negara untuk menuju Kotim zero stunting ,mulai dari penyebab langsung dan tidak langsung masalah gizi di daerah tersebut.
"Kami mengajak perusahaan-perusahan swasta dan pemerintah yang ada di daerah untuk terlibat aktif dalam penanganan stunting. Keterlibatan mereka penting agar target pengurangan angka stunting sebesar 14 persen dapat tercapai,” kata Umar Kaderi saat menghadiri rapat di gedung DPRD Kotim pada Jumat (22/9/2023).
Pihaknya akan memastikan semua perusahaan memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bisa dialihkan untuk program penanganan stunting.
"Kami konfirmasi terlebih dahulu ke pemerintah wilayah untuk perusahaan swasta dengan tebusan bupati Kotim. Untuk negara kami langsung menyurati Kemenko kemudian nanti dikoordinasikan ke kementrian BUMN,” katanya.
Ia juga mengakui, setiap wilayah untuk penanganan stunting berbeda. Oleh sebab itu butuh tenaga nakes yang banyak untuk terlibat dalam riset sehingga penanganan dapat sesuai dengan kebutuhan di daerah tersebut. (f1/sb)