Lewati ke konten utama
Provinsi

Miliki Izin dan Sertifikat Halal, Produk Kue WBP LPP Palangka Raya Siap Bersaing di Pasaran

Redaksi 05-10-2023, 03:05 WIB 1 menit baca
Kalapas Perempuan Palangka Raya, Sri Astiana didampingi stafnya memperlihatkan izin dan sertifikat halal. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Kalapas Perempuan Palangka Raya, Sri Astiana didampingi stafnya memperlihatkan izin dan sertifikat halal. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGK RAYA – Tingkatkan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya terus mendorong dalam pembinaan tata boga.

Bahkan produk dari tangan mereka sendiri sudah mengantongi izin dan sertifikat halal.

Agar produk WBP tersebut dikenal, Lapas Perempuan juga memasukan hasil tangan napi itu ke E-Katalog dengan harapan masyarakat dengan mudah untuk melakukan pemesanan kue kering bernama Bawi’s Lapu_Pala.

Kalapas Perempuan Palangka Raya, Sri Astiana mengatakan, sejak UPT Lapas Perempaun Palangka Raya pindah ke Pal 5 Tjilik Riwut pihaknya akan membuat terobosan baru untuk memperkenalkan lebih luas peroduk hasil tata boga dari WBP.

Karena katanya, bentuk komitmen dalam mengembangkan tata boga yang dilakukan oleh WBP yaitu memperkenalkan secara luas olahan mereka, maka dari itu direncakan akan membuat galeri atau tenda promusi produk yang dihasilkan oleh mereka.

“Sekarang ini kita fokuskan pada kue kering, seperi nastar, kue kacang, kue sagu, choco mede, stik bawang, stik ikan tenggiri dan lainnya. Masih banyak lagi produk kue kering yang dihasilkan oleh WBP Lapas Perempuan,” ucapnya.

Memang katanya, sekarang ini masih sebatas di lingkungan Lapas Perempuan dan sejumlah toko, tetapi sekarang ini sudah masuk dalam penjualan oline melalui E-Katalog.

Yaitu masyarakat bisa membuka, https://ekatalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/70937134?type=regency, https://e-katalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/70937841?type=regency, https://e-katalog.lkpp.go.id/katalog/produk/detail/70952422?type=regency dan lainnya.

“Bisa juga membuka Instagram kami, yaitu gallery _bawsi_lalupala. Masyarakat bisa memesan secara online dan pengiriman juga akan diantarkan. Ini adalah bentuk servis dan pemanfaatan zaman digital sekarang ini,” tuturnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard