Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Organisasi Kemasyarakatan Dayak Kotim Diharapkan Tergabung di DAD

Redaksi 09-10-2023, 03:18 WIB 1 menit baca
Bupati Kotim, H Halikinnor saat menghadiri pelantikan Gerdayak Kotim. (FOTO:AQMAR)
Bupati Kotim, H Halikinnor saat menghadiri pelantikan Gerdayak Kotim. (FOTO:AQMAR)

SB, SAMPIT - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor akan merencanakan organisasi kemasyarakatan Dayak agar tergabung di dalam Dewan Adat Dayak (DAD). Hal ini bertujuan untuk menyatukan semua organisasi kemasyarakatan Dayak di Kotim.

"Seperti yang sudah kita ketahui, saudara kita yang ada di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan telah menjadi korban dalam suatu insiden. Tentu kita sangat prihatin dan berharap hal ini tidak terjadi lagi," kata Bupati Halikinnor, Senin (09/10/2023).

Halikinnor menyampaikan hal tersebut pada saat pelantikan dan pengukuhan PAW Pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten Gerakan Pemuda Dayak (Herdayak) Indonesia Kotim Masa Bakti 2021 sampai 2026 di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim.

Dirinya mengatakan, untuk dapat menyatukan dan menjunjung kebersamaan organisasi kemasyarakatan dayak yang ada di Kotawaringin Timur, semua organisasi tersebut akan bergabung didalam DAD kotim, termasuk juga Gerdayak tersebut.

"Semua organisasi akan tergabung di DAD Kotim, mulai dari Gerdayak, Fordayak sampai TBBR pengurus intinya masuk kedalam DAD. Sehingga pada saat terjadi masalah dapat dimusyawarahkan bersama," ucap Halikinnor.

Dengan tergabungnya semua organisasi kedalam DAD, dayak sebagai pemilik Petak Danum dapat memperjuangkan hak masyarakat sesuai dengan aturan, terutama yang saat ini terjadi yaitu tuntutan masyarakat terhadap Plasma 20 persen.

Bupati Kotim Halikinnor berharap kepada DPK Gerdayak Indonesia Kotim yang baru saja dilantik agar mampu menjaga kesatuan dan persatuan, membangun dan membentuk kerjasama yang baik dan harmonis kepada sesama organisasi kemasyarakatan yang ada di Kotim. (f2/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard