seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pj Bupati Dukung MKKS SMP

by Redaksi - Tanggal 13-10-2023,   jam 01:35:45
Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi foto bersama Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kapuas M. Ali Hanafiah, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kapuas Agustin, dan Peserta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Se Kabupaten Kapuas. FOTO: ISTIMEWA Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi foto bersama Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kapuas M. Ali Hanafiah, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kapuas Agustin, dan Peserta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Se Kabupaten Kapuas. FOTO: ISTIMEWA

SB, KUALA KAPUAS - Kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Se Kabupaten Kapuas dilaksanakan, Jumat (13/10/2023) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.

Kegiatan dihadiri juga dibuka oleh Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi., ST., didampingi Kabid Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kapuas M. Ali Hanafiah, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kapuas Agustin, dan Peserta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Se Kabupaten Kapuas.

"MKKS SMP se Kabupaten Kapuas ini sangat baik, dan besar artinya karena akan selalu ruton berdiskusi tentang tugas-tugas pokok, dan fungsi sebagai Kepala Sekolah yang pada saat ini perkembangan pendidikan maju sangat pesat," kata Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi.

Menurutnya, kilas balik tentang fungsi Kepala Sekolah seperti yang tertuang pada Permendikbud Nonor 40 Tahun 2021 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah, bahwa guru bisa diangkat sebagai Kepala Sekokah harus memenuhi beberapa kriteria.

"Kepala Sekolah yang hadir pasti sudah sangat paham tentang hal ini. Harus dipahami bahwa Kepala Sekolah dalam melakukan aktifitas selalu ingat dengan istilah EMASLIM," jelasnya.

Lanjut Pj Bupati, Emaslim, dimana Kepala Sekolah Sebagai Educator (Pendidik), Kepala Sekolah Sebagai Manager (Pengelola), Kepala Sekolah Sebagai Administrator, Kepala Sekolah Sebagai Supervisor, Kepala Sekolah Sebagai Leader (Pemimpin). Kepala Sekokah Sebagai Inovator, dan Kepala Sekolah Sebagai Motivator (Penggerak).

Di era digitalisasi ini Kepala Sekolah dutuntut untuk selalu mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi. Kita tidak boleh ketinggalan karena seklao kita tertinggal, maka sangat sulit untuk kita menyesuaikannya.

"Saya juga senang bahwa di Kabupaten Kapuas ini, sudah banyak sekolah yang terdaftar sebagai Program Sekolah Penggerak (PSP), sekolah yang melaksanakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM)," jelasnya lagi.

Kurikulum merdeka yang diterapkan saat ini pada akhirnya harus menjadikan peserta didik sebagai profil pelajar pancasila. Untuk ini maka proses belajar mengajar disekolah, sebaiknya dengan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik dengan pembelajaran berdiferensiasi.

Kata Pj Bupati, pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran yang memberi keleluasaan pada siswa untuk meningkatkan potensi dirinta sesuai dengan kesiapan belajar, minat, dan profil belajar siswa tersebut.

"Kepala Sekolah diharap selalu memberikan motivasi kepada bapak/ibu guru untuk selalu mengajak peserta dididiknya, agar betah dan nyaman berada di sekolah. Karena sekokah sebagai rumah kedua," lanjutnya.

"Kepala Sekokah juga selalu mengingatkan dewan guru, agar peserta didik jangan sampai ada peristiwa perundungan atau pembulian," tandasnya. (dm)