Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

DPMPTSP Kotim Berpotensi Masuk Tiga Besar Terbaik

Redaksi 13-10-2023, 06:40 WIB 1 menit baca
Bupati Kabuppaten Kotim, H Halikinnor didampingi Wabup Irawati foto bersama dengan oordinator Analis Ahli Madya Daya Saing Daerah Kementerian Investasi BKPM Bidang Perekonomian, Marianto. (FOTO:ABU)
Bupati Kabuppaten Kotim, H Halikinnor didampingi Wabup Irawati foto bersama dengan oordinator Analis Ahli Madya Daya Saing Daerah Kementerian Investasi BKPM Bidang Perekonomian, Marianto. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Koordinator Analis Ahli Madya Daya Saing Daerah Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bidang Perekonomian Marianto sebagai tim penilai mengatakan, DPMPTSP Kotawaringin Timur (Kotim) punya potensi masuk tiga besar terbaik.

"Setelah dilakukan uji petik, peninjauan sarpras, wawancara SOPD terkait, dan pelaku usaha mulai dari yang kecil, menengah hingga pengusaha besar, DPMPTSP Kotim punya potensi masuk tiga besar terbaik,” kata Koordinator Analis Ahli Madya Daya Saing Daerah Kementerian Investasi BKPM Bidang Perekonomian, Marianto pada Jumat (13/10/2023).

Marianto menjelaskan, ada 415 kabupaten se-Indonesia yang dinilai kemudian dilakukan penyaringan lagi dan Kotim terpilih masuk nominasi delapan besar yang mewakili Indonesia bagian Tengah sedangkan 7 lainnya berada di pulau Jawa.

Pihajnya fokus melakukan penilaian terhadap pelayanan berusaha berbasis risiko dan kelengkapan sarana dan prasarana, serta penilaian dari pelaku usaha terhadap layanan di DPMPTSP Kotim.

"Menurut kami pelayanan di DPMPTSP Kotim sudah sangat baik dan yang sudah baik ini agar perlu lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Lanjutnya, setelah tim penilai melakukan uji petik serentak selama dua minggu, tim penilai akan menentukan daerah mana saja yang mendapatkan penilaian terbaik.

"Hasil dari penilaian nanti akan diberikan dalam kegiatan anugerah layanan investasi  Desember tahun ini. Dari hasil penilaian ini, BKPM akan memberikan rekomendasi ke Kemenkeu pada tiga daerah terbaik untuk mendapatkan dana insentif daerah sebagai bentuk penghargaan dan kerja keras dalam memberikan pelayanan terbaik,” tukasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard