Penurunan Kasus ISPA di Kotim Cukup Signifikan
SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengumumkan bahwa kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Kabupaten Kotim mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho menjelaskan, hingga Minggu ke dua Oktober mengalami penurunan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya. Minggu pertama Oktober atau Minggu ke 40 total kasus 830 dari bulan sebelumnya 888 kasus. Kemudian Minggu ke dua atau Minggu ke 41 turun menjadi 704 kasus.
"Dua Pekan dalam Oktober ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dari 888 kasus pada September menjadi 704 di Minggu kedua ini,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho, saat menghadiri rapat evaluasi di gedung BPBD Kotim pada Senin (16/10/2023).
Dirinya menjelaskan, masa karhutla di wilayah Kotim turut berdampak pada kasus ISPA. Data dari Dinkes menunjukkan bahwa pada beberapa minggu sebelumnya, tingkat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencapai level berbahaya, kemudian level tidak sehat. Namun, saat ini, ISPU telah membaik dan kasus ISPA juga mengalami penurunan.
"Ini adalah hasil positif yang datang seiring dengan perbaikan kualitas udara setempat. Meskipun masih terlihat banyak kasus namun penurunan kasus menunjukan adanya kepedulian masyarakat,” ujarnya.
Pihaknha telah melakukan pendataan secara online melalui aplikasi spesifik yang disebut (splisit) kepada semua Puskesmas yang beroperasi di Kotim.
"Ini berarti para tenaga medis di Puskesmas secara tekun memberikan laporan kepada kami mengenai upaya pemberantasan kasus Ispa. Kami mengambil data ini setiap pukul 14.00 setiap hari,” jelasnya.
Dinas Kesehatan tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah. Upaya ini merupakan langkah pencegahan yang penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat. (f1/sb)