Isi Libur Puasa Dengan Kegiatan Keagamaan
SB, SAMPIT - Memasuki bulan Ramadan aksi balapan liar di jalan raya malam hari terutama di minggu malam menjadi sorotan para pengguna jalan raya dan warga di Kota Sampit . Apalagi beberapa kegiatan tersebut melibatkan anak sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Irfansyah memberikan imbauan kepada seluruh pelajar dan orang tua siswa di Kotim. Ia meminta agar pelajar tidak terlibat dalam balap liar dan lebih fokus pada kegiatan keagamaan saat Ramadan.
"Saya mengimbau kepada seluruh pelajar di Kotim untuk tidak melakukan balap liar di jalan raya saat Ramadhan. Alangka baiknya orang mereka mengisi denan hal yang religi saja. Khususnya pelajar SMP yang sudah berani membawa kendaraan sendiri diluar jam sekolah," kata Muhammad Irfansyah, Rabu (6/3/2024).
Irfansyah juga mengatakan, untuk mengantisipasi kegiatan siswa yang merugikan banyak orang saat Ramadhan pihaknya menambah kegiatan ekstra kulikuler religi khusus yang beraga islam sedangkan untuk agama lain menyesuaikan.
"Jadi nanti ada setiap jam mata pelajaran kita potong 10 menit lebih cepat. Nanti ada hari tertentu dimana untuk kegiatan ekstrakuliker menambah wawasan religi siswa," terangnya.
Selain bapalan liar dirinya juga menambahkan seringnya terjadi tawuran sarung saat Ramadan dan berpotensi bahaya, orangtua perlu lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka.
"Mereka mengaku ada kegiatan lain, contohnya keagamaan, namun ternyata anaknya tersebut nongkrong dan diduga bermaksud untuk tawuran sarung hingga balap liar. Maka peran orang tua sangat penting untuk pengawasan putra putrinya saat Ramadhan," tutupnya. (f1/sb)