Kotim Raih Penghargaan Kabupaten Bebas Frambusia
SB, SAMPIT- Kabupaten Kotim melalui Dinkes Kotim mendapatkan penghargaan dari Kemenkes RI sebagai kabupaten bebas Frambusia yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunandi Sadikin pada perayaan hari NTD sedunia 2024 beberapa waktu lalu.
"Tentunya penghargaan ini menjadi pertanda bahwa masyarakat kita saat ini sudah memiliki kesadaran akan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari berbagai penyakit termasuk frambusia," kata Kepala Dinkes Kotim, Umar Kaderi, Selasa (16/4/2024).
Umar menjelaskan,frambusia dikenal juga sebagai frambesia tropica atau patek. Penyakit ini bisa menular melalui kontak langsung dengan ruam pada kulit yang terinfeksi.
Pihaknya telah melakukan penyuluhan masyarakat agar terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama menghilangkan penyakit frambusia di Kotim termasuk ke sekolah-sekolah.
"Kita secara berkala terus melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah dengan melakukan screening penyakit. Kegiatan screening ini rutin tiap bulan dari 21 Puskesmas yang ada di Kotim," ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukannya di seluruh sekolah SD di Kotim didapati ada beberapa siswa yang memiliki sakit kulit mengarah ke penyakit frambusia. Namun, dari hasil screening yang dilakukan dinyatakan negatif melalui pemeriksaan Rapit Diagnostic Tes (RDT).
"Alhamdulillah, di Kotim bisa bebas frambusia dan meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan. Harapannya kami bisa terus mempertahankan ini dan terus tetap menjaga pola hidup sehat," imbaunya. (f1/sb)