Lewati ke konten utama
Pemkab Pulang Pisau

Disdik Pulpis Gelar Pendidikan Guru Penggerak Selama 6 Bulan

Redaksi 29-04-2024, 08:49 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulpis, Sri Putri Pratiwi memberikan sambutan pada Lokakarya Festival Panen hasil belajar di aula Baperida setempat, Sabtu (27/4/2024).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulpis, Sri Putri Pratiwi memberikan sambutan pada Lokakarya Festival Panen hasil belajar di aula Baperida setempat, Sabtu (27/4/2024).

SB, PULANG PISAU – Dinas Pendidikan menggelar program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 menggelar kegiatan Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar di Aula Bepperida daerah setempat, Sabtu (27/4/2024).

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pulpis, Sri Putri Pratiwi mengatakan, program tersebut pengembangan dari rekan-rekan Calon Guru Penggerak (CGP).

Program pendidikan guru penggerak adalah program kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi, dan pendampingan selama 6 bulan bagi calon guru penggerak atau CPG tadi.

"Kegiatan ini juga salah satu mendukung program pemerintah pusat, dan bukan hanya dari setiap jenjang saja yang ada perwakilan. Tapi mencakup hampir secara keseluruhan, baik dari pusat Gerakan Sekolah Sehat (GSS) maupun dari Calon Guru Penggerak (CGP)," tuturnya.

Sri menyebut, terkait dengan kreativitas pemanfaatan lingkungan, program ini juga dinilai mampu memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten berjuluk Bumi Handep Hapakat ini.

“Dari hasil pembelajaran ini yang ditekankan tentunya dapat diterapkan di seluruh satuan pendidikan. Mereka juga adalah guru-guru tangguh yang sudah memulai perjalanannya dari lokakarya di bulan Agustus 2023 lalu, dan mereka didampingi oleh 3 orang Pengajar Praktik, dan ada fasilitator yang sudah dipilih oleh Kementerian untuk bisa berkolaborasi dalam pendidikan guru penggerak," ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut menampilkan hasil karya dari sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, seperti kerajinan tangan, kuliner, hasil bumi yang sudah dikemas, dan sejumlah karya lainnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard