Lewati ke konten utama
Provinsi

Terjebak Banjir dan Buaya Berkeliaran, Tim Gabungan Evakuasi Pasangan Lansia

Redaksi 30-04-2024, 10:54 WIB 1 menit baca
Tim Gabungan mengevakuasi pasangan lansia yang terjebak banjir. (FOTO:ISTIMEWA)
Tim Gabungan mengevakuasi pasangan lansia yang terjebak banjir. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama tim gabungan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengevakuasi pasangan lansia yang terjebak banjir di Kecamtan Mentawa Baru Ketapang, proses evakusi penuh hati-hati karena di sekitar lokasi itu dilaporkan ada kemunculan buaya.

"Kami mendapat informasi adanya pasangan lansia yang sedang sakit terjebak banjir di dalam rumahnya yang berada di sekitar Sungai Lembur Kuring, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, Selasa (30/4/2024).

Ia menjelaskan, rumah pasangan lansia itu terendam banjir, sementara keduanya tidak berani keluar rumah karena sebelumnya sempat melihat kemunculan buaya berukuran cukup besar di sekitar kandang ayam tak jauh dari rumah.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta bantuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit dan Manggala Agni Pondok Kerja Sampit untuk mengawal evakuasi korban banjir.

"Saat evakuasi agak sedikit was-was karena posisinya gelap sekitar pukul 20:00 malam, tapi Alhamdulillah evakuasinya dilancarkan kurang lebih dua jam. Namun saat evakuasi kami tidak menemukan buaya tersebut", ucapnya

Sementara, Kepala BKSDA Resor Sampit Muriansyah mengatakan, buaya yang dilaporkan tersebut tidak terlihat di sekitar rumah warga saat evakuasi dilakukan. Namun berdasarkan pantaun potensi buaya muncul di lokasi tersebut.

"Potensi munculnya buaya itu besar sekali karena ada kandang unggas di pinggir sungai tersebut. Buaya akan terus incar. Kemunculan buaya yang dilaporkan warga berukuran sama seperti sebelumnya,” katanya.

Ia ju mengakui, observasinya cukup sulit karena terkepung banjir, sedangkan sarana prasarana pihaknya terbatas. Olehnya itu pihaknya mengimbau kepada warga sekitar untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika beraktivitas di sekitar Sungai Mentaya dan anak sungainya, termasuk parit pengaringan guna menghindari kemunculan satwa liar terutama saat gelap atau malam hari. (f/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard