Lewati ke konten utama
Pemkab Pulang Pisau

Peringati Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas, Pemkab Pulpis Gelar Ramah Tamah

Redaksi 03-05-2024, 02:53 WIB 1 menit baca
Pj Bupati Pulpis, Hj Nunu Andriani menghadiri acara Ramah Tamah Peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas 2024 di aula Banama Tingang, Jumat (3/5/2024).
Pj Bupati Pulpis, Hj Nunu Andriani menghadiri acara Ramah Tamah Peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hardiknas 2024 di aula Banama Tingang, Jumat (3/5/2024).

SB, PULANG PISAU – Memperingati Hari Otonomi Daerah ke-XXVIII dan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) menggelar acara ramah tamah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Banama Tingang pada Jumat (3/5/2024) dihadiri Pj Bupati Hj Nunu Andriani, Forkopimda, Staf Ahli, Asisten, Kepala SOPD dilingkup Pemkab Pulang Pisau, para guru dan undangan lainnya.

Hj Nunu Andriani mengaku sangat terhormat dan berbahagia bisa bersilaturahmi dengan para pendidik yang menjadi tulang punggung pembangunan di daerah ini.

Ia menjelaskan, peran dan dedikasi guru tidak hanya menjadi cahaya hatapan bagi anak-anak didik, tetapi juga merupakan pondasi kuat dalam membangun masa depan Kabupaten Pulang Pisau yang lebih baik.

"Sebagai Penjabat Bupati, saya menyadari betapa pentingnya peran guru dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berkualitas," jelasnya.

Hj Nunu menyampaikan, bukan hanya sebagai pendidik di kelas. Tetapi juga sebagai pembimbing, teladan dan sahabat bagi para siswa atau anak didiknya.

"Hari ini kita berkumpul dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan untuk merayakan Hari Pendidikan Nasional yahun 2024," tandasnya.

Hardiknas kata Hj Nunu bukan sekedar momentum untuk memperingati lahirnya Ki Hajar Dewantara, tetapi juga sebagi momen refleksi atas perjalanan pendidikan kita, tantangan yang dihadapi serta visi kedepan dalam membangun generasi yang cerdas, beraklaq dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

"Melalui perayaan Hardiknas ini mari kita tingkatkan semangat kolaborasi dan sinergi antar semua pihak terkait dalam menjaga kualitas pendidikan. Maru kita tingkatkan komunukasi yangbterbuka dan membangun kerjasama yang lebih erat antara sekolah, orang tua, komunitas, dan pemerintah daerah demi terwujudnya pendidikannyang inklusif, merata dan berkualitas bagi semua anak bangsa," pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard