DPRD Kotim Minta Paket Pasar Murah Setiap Kelurahan Ditambah
SB, SAMPIT - Dalam menekan angka inflasi, Pemerintah Daerah (Kabupaten) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) mengadakan pasar murah dan penjualan elpiji 3 kg sesuai HET Rp 20 ribu di Pasar Eks Mentaya dan setiap kelurahan secara terjadwal.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotim, H Ary Dewar.
Meski begitu, dirinya juga meminta kepada pemerintah daerah untuk paket sembako dan elpiji koutanya bisa ditambah. Karena dari informasi masih banyak masyarakat tidak mendapatkan jatah setiap pelaksanaan kegiatan pasar murah tersebut.
"Kegiatan pasar murah sembako dan penjualan gas elpiji subsidi sesuai HET sangat tetapi. Mengingat komoditi sejumlah bahan pokok merangkak naik pasca ditetapkan harga BBM naik, ditambah perekonomian masyarakat sampai saat ini belum stabil pasca Pandemi Covid-19," ucap Ary Dewar.
Anggota Komisi II ini juga mengharapkan, pemerintah atau Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kotawaringin Timur bisa menambah kouta paket setiap pelaksanaan pasar murah di kelurahan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu memberi perhatian lebih serius terhadap pergerakan harga kebutuhan pokok. Kalau diabaikan, maka dikhawatirkan ada komoditas yang kenaikan harganya tidak terkendali dan langkah cepat perlu dilakukan apabila terjadi kenaikan tinggi harga sejumlah kebutuhan pokok.
“Kepastian stok dan pasokan barang juga akan sangat berpengaruh terhadap kondisi dan perubahan harga. Jadi pemerintah harus cepat dan bersama-sama mengantispasi apabila adanya kenaikan harga tak terkendali," tuturnya. (ok)