Dewan Kotim Ajak Masyarakat Jaga Aset Daerah Dari Tangan Jahil
SB, SAMPIT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie Anderson meminta masyarakat Kota Sampit untuk bersama-sama menjaga aset daerah.
Jangan sampai aset milik negara ini dirusak oleh tangan jahil. Sebab, pemerintah membangun atau membuat taman-taman itu menggunakan APBD atau duit negara. Artinya, lanjut Fraksi PDI Perjuangan ini, itu adalah milik masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur.
"Contohnya pot bunga di Jalan A Yani, itu adalah milik kita bersama tetapi ada saja tangan jahil merusaknya. Perbuatan tersebut menggambarkan contoh yang tidak baik, masa pemerintahan mau mempercantik kota malah dirusak. Kan aneh," ungkap Ketua DPRD Kotim tersebut.
Begitu juga di Taman Kota, lanjut Rinie, lampu-lampu hias malah dirusak oleh segelintir oknum yang tidak bertanggungjawab. Harusnya, sebagai masyarakat Sampit bangga memiliki Kota atau Taman sangat indah dan cantik, bukan sebaliknya.
Ditambahkannya, ini harus disikapi agar jangan sampai terulang kembali dan pemerintah harus mengamankan aset daerah lainnya agar tetap bernilai dan dapat dimanfaatkan.
"Kalau perlu pasang kamera pengawas atau CCTV sekitar lokasi taman-taman. Saya pun sangat mendukung dalam mempercantik Kota Sampit ini dengan hiasan bunga, sehingga terlihat nyaman," tutupnya. (ok)