Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dewan Kotim Ajak Masyarakat Jaga Aset Daerah Dari Tangan Jahil

Redaksi 30-10-2022, 10:07 WIB 1 menit baca
AKRAB : Ketua DPRD Kotim, Dra Rinie Anderson saat menghadiri kegiatan apel Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati dan dihadiri sejumlah Forkompinda, belum lama ini. FOTO : SEPUTAR BORNEO
AKRAB : Ketua DPRD Kotim, Dra Rinie Anderson saat menghadiri kegiatan apel Sumpah Pemuda di halaman Kantor Bupati dan dihadiri sejumlah Forkompinda, belum lama ini. FOTO : SEPUTAR BORNEO

SB, SAMPIT - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie Anderson meminta masyarakat Kota Sampit untuk bersama-sama menjaga aset daerah.

Jangan sampai aset milik negara ini dirusak oleh tangan jahil. Sebab, pemerintah membangun atau membuat taman-taman itu menggunakan APBD atau duit negara. Artinya, lanjut Fraksi PDI Perjuangan ini, itu adalah milik masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Contohnya pot bunga di Jalan A Yani, itu adalah milik kita bersama tetapi ada saja tangan jahil merusaknya. Perbuatan tersebut menggambarkan contoh yang tidak baik, masa pemerintahan mau mempercantik kota malah dirusak. Kan aneh," ungkap Ketua DPRD Kotim tersebut.

Begitu juga di Taman Kota, lanjut Rinie, lampu-lampu hias malah dirusak oleh segelintir oknum yang tidak bertanggungjawab. Harusnya, sebagai masyarakat Sampit bangga memiliki Kota atau Taman sangat indah dan cantik, bukan sebaliknya.

Ditambahkannya, ini harus disikapi agar jangan sampai terulang kembali dan pemerintah harus mengamankan aset daerah lainnya agar tetap bernilai dan dapat dimanfaatkan.

"Kalau perlu pasang kamera pengawas atau CCTV sekitar lokasi taman-taman. Saya pun sangat mendukung dalam mempercantik Kota Sampit ini dengan hiasan bunga, sehingga terlihat nyaman," tutupnya. (ok)

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard