Investasi Jangan Korbankan Masyarakat
SB, PALANGKA RAYA - Peristiwa jatuhnya korban jiwa saat pengamanan perkebunan sawit yang dilakukan pihak kepolisian di perkebunan sawit, tepatnya di PT Sinar Cipta Cemerlang (SCC) mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati.
Hal ini disampaikannya saat sebelumnya telah melihat dari pemberitaan dan sesuai dengan keterangan dari pihak kepolisian beberapa waktu lalu, korban jiwa merupakan salah seorang warga Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kuwu menegaskan, pemerintah daerah harus ikut serta dalam menyelesaikan setiap konflik yang terjadi di lapangan, baik secara pencegahan maupun penyelesaian setiap konflik yang terjadi antara masyarakat dan pihak investor.
"Jangan sampai investasi menelan korban. Jadi, pemerintah daerah harus turun tangan untuk ikut membantu pencegahan dan penyelesaian (konflik agraria)," ucap Kuwu, Senin (3/6/2024).
Menurutnya, kejadian tersebut akan terus berulang apa bila pihak eksekutif selalu abai dan tidak mempedulikannya, sehingga dapat berakibat merugikan banyak pihak.
"Semua ini akan terus terulang apa bila tidak dilakukan pencegahan-pencegahan yang indikatornya mengarah kepada konflik sosial yang ada di masyarakat," terangnya.
Ia meyakini konflik-konflik agraria yang terjadi saat ini tidak jauh dari tumpang tindih lahan, CSR yang tidak di implementasikan, hingga persoalan plasma, dan lainnya.
"Tapi, dari semua indikator itu adalah urusan kampung tengah. Artinya masyarakat juga butuh makan. Atau jika semua pihak merasa benar, jadi kalau semua merasa benar, yang salah ini siapa," ujarnya. (sb)