Pastikan Sistem PPDB Terhindar Dari Pungli
SB, PALANGKA RAYA - Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diberlakukan untuk menerima peserta didik di sekolah mendapat sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Duwel Rawing.
Mantan Bupati Katingan ini menyampaikan, sistem tersebut mesti dilaksanakan secara optimal dan harus menghindari tindakan pungutan liar (Pungli).
"Kita harus bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk dalam pelaksanaan PPDB di wilayah Kalteng. Hal ini harus dilakukan dengan cara yang transparan dan juga memperhatikan prinsip-prinsip keadilan," ucapnya keada awak media, Sabtu (22/6/2024).
Politikus senior PDI Perjuangan Kalteng ini menjelaskan, Pungli akan menghambat kemajuan pendidikan dan kualitas pendidikan.
Menurutnya, pihak dinas pendidikan, sekolah, dan juga orang tua siswa di minta ikut mendukung program PPDB yang transparan dan berkeadilan.
"Kita jangan sampai bahkan di dunia pendidikan kita masih harus memberantas yang namanya pungli ini," tegasnya.
Ditambahkannya, jika pembelajaran yang seharusnya dilakukan dalam hal transparansi dan integritas ini tidak dilakukan, maka pendidikan yang berikan untuk anak-anak kita akan sebatas pada pemanis.
"Pungli hanya akan menghalangi dari kemajuan pendidikan itu sendiri," ucapnya.
Pihak pemerintah daerah di rasa perlu untuk mewujudkan transparansi dalam pelaksanaan PPDB, sehingga setiap peserta didik mendapatkan hak yang benar-benar sesuai dengan yang semestinya.
Selain itu, pemerintah juga perlu lebih tegas dan memberikan sanksi yang berat bagi yang melakukan pungutan liar, sehingga pungli di dalam PPDB dapat dihilangkan.
"Dengan mendukung program PPDB yang berkeadilan, kita berarti memiliki konsep pendidikan yang baik, dan ini akan berpengaruh pada kualitas pendidikan yang disampaikan dalam sekolah," tutupnya. (sb)