Kader dan Nakes Diminta Selalu Koordinasi Jalanan PMT
SB, SAMPIT - Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati mengimbau kepada tenaga kesehatan dan Kader Posyandu Desa Pundu untuk berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat dalam hal kegiatan Pemberi Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan anak berumur dibawa 5 tahun.
Hal ini dikatakannya karena di wilayah tersebut sudah tidak diaktifkan lagi kegiatan PMT. Sedangkan menurutnya kebutuhan tersebut wajib dipenuhi.
"Banyak keluhan di desa Pundu, persediaan makanan buat balita dan ibu hamil belum tersediah lagi saat ini. Itu merupakan tanggungjawab Kepala Desa melalui Posyandu yang sudah dianggarkan," kata Irawati saat berkunjung ke Puskesmas Pundu, Selasa (2/7/2024).
Ia menerangkan, anggaran desa diperuntukan untuk posyandu dan kegiatan lainnya sekitar Rp 200 JT. Dimana anggaran ini sudah termasuk kegiatan PMT dan gaji para Kader di wilayah setempat.
"Jadi bukan ranahnya Dinkes. Namun Dinkes hanya bantu fasilitasi kegiatannya saja. Olehnya itu saya fekankan jangan sampai kebutuhan dasar seperti susu yg menjadi tangungng jawab bersama tidak terpenuhi," ucapnya.
Tambahnya, dengan adanya kegiatan-kegiatan PMT seperti ini semoga resiko kurang gizi atau Stunting bagi balita ataupun IKEK pada ibu hamil bisa teratasi.
"Kita semua juga tau kegiatan ini salah satu prioritas untuk menekan angka stunting. Jadi harus dirutinkan," tutur Irawati. (f1/sb)