Dinas SDABMBKPRKPK Kotim Lakukan Evaluasi Drainase Kurang Berfungsi
SB, SAMPIT - Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim, Metana Dinar mengakui pihaknya terus melakukan evaluasi rutin terhadap drainase dalam kota Sampit.
"Evaluasi ini untuk mengetahui titik mana yang sudah normal saluran airnya, kemudian drainase di jalan mana yang sedang dan akan dilakukan normalisasi. Bahkan ada drainase yang akan dilakukan pelebaran," kata Mentana Dinar, Rabu (3/7/2024).
Ia mengatakan, banyak kondisi draniase dalam kota Sampit yang sudah tidak sesuai dengan standar. Karena awal pembuatan drainase didesain untuk kawasan ruang terbuka hijau. Namun,dengan banyaknya permukiman otomatis beban drainase semakin banyak dan menyempit.
Saat ini pihaknya sedang berkonsentrasi menyelesaikan titik genangan di sejumlah ruas jalan. Seperti di jalan Tjilik Riwut, Pelita, Kopi Selatan dan akan dilanjutkan ke jalan Penjaitan.
"Ada draniase yang fungsinya tinggal 20 persen karena di dalamnya ditemukan tumpukan sampah dan limbah kamar mandi yang mengering yang terhubung langsung dengan pemukiman," ungkap Mentana.
Olehnya itu ia pihaknya akan secara berlahan perbaiki. Ia juga mengajak kerjasama seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena dampaknya akan sangat berat saat hujan lebat. (f1/sb)